{"id":21647,"date":"2019-01-03T00:17:04","date_gmt":"2019-01-03T00:17:04","guid":{"rendered":"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/?p=21647"},"modified":"2019-01-03T00:22:58","modified_gmt":"2019-01-03T00:22:58","slug":"kuasa-hukum-dugaan-pembobolan-rekening-nasabah-bank-ntt-cuci-tangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2019\/01\/03\/kuasa-hukum-dugaan-pembobolan-rekening-nasabah-bank-ntt-cuci-tangan\/","title":{"rendered":"Kuasa Hukum : Dugaan Pembobolan Rekening Nasabah, Bank NTT &#8220;Cuci Tangan&#8221;"},"content":{"rendered":"<p>Kupang, NTTOnlinenow.com \u2013 Manajemen PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) NTT dinilai sengaja berupaya melepas tanggung jawab alias \u2018cuci tangan\u2019 terhadap dugaan pembobolan dan pencucian uang nasabah senilai Rp 490 juta yang dilakukan oleh mantan Kepala Kantor Kas Oeba, CN pada tahun 2016.<\/p>\n<p>Demikian dikatakan, nasabah Bank NTT, Helda Pellodou, melalui kuasa hukumnya, Ferdy Tahu Maktaen kepada media, Rabu (2\/01\/2019) menanggapi klarifikasi Kepala Divisi Pengawasan Bank NTT , Kristofel Adoe dalam jumpa pers di Aula Lt.5 Kantor Pusat Bank NTT, Jumat (21\/12\/18).<\/p>\n<p>Manurut Maktaen, Bank NTT sedang berupaya melepaskan tanggung jawab lembaga menjadi tanggung jawab pribadi mantan Kepala Kantor Kas Bank NTT Oeba, CN. Upaya itu dilakukan dengan cara \u2018merayu\u2019 kliennya untuk menandatangani surat pernyataan di atas materai.<\/p>\n<p>\u201cManajemen Bank NTT berupaya \u2018cuci tangan\u2019 dari masalah sebenarnya. Mereka membujuk klien saya untuk menandatangani surat pernyataan yang mereka buat. Isi dari pernyataan itu, mengaburkan masal\u00e0h dugaan pembobolan dan pencucian uang senilai Rp 490 juta yang dilakukan oleh CN. Seolah-olah dana Rp 490 juta tersebut juga termasuk pinjam-meminjam antara klien saya dan CN,\u2019 ujar Maktaen.<\/p>\n<p>Ferdy mengakui adanya pinjam-meminjam antara kedua pihak. \u201cBenar bahwa CN meminjam uang dengan total sekitar Rp 1,5 milyar dari kliennya, Ibu Helda. Uang itu kemudian dipinjamkan lagi oleh CN dengan bunga 10 persen per bulan. Tapi masalah uang Rp 490 juta itu, di luar pinjam meminjam antara keduanya. Uang Rp 490 juta itu dibobol CN dari rekening kliennya,\u201d tandasnya.<\/p>\n<p>Maktaen membantah pernyaataan Kepala Divisi Pengawasan Bank NTT yang mengatakan kliennya, Helda Pellodou datang ke Bank NTT pada tanggal 17 Maret 2016 siang menjelang sore. Namun karena bank tutup, slip penarikan uang Rp 300 juta yang sudah ditandatangani dititipkan kepada CN untuk dicairkan esok harinya.<\/p>\n<p>\u201cPenjelasan kepala divisi pengawasan itu tidak benar. Manajemen Bank NTT sedang berupaya menutup-nutupi dan memutar-balikkan fakta yang sebenarnya. Tujuannya agar Bank NTT terbebas dari tanggung jawab lembaga terhadap pembobolan dan pencucuian uang Rp 490 juta tersebut,\u201d tandas Maktaen.<\/p>\n<p>Menurut Maktaen, uang senilai Rp 300 juta tersebut, baru disetor kliennya pada tanggal 17 Maret 2016. \u201cUang baru disetor ibu Helda hari itu, tidak mungkin dicairkan kembali. Klien saya tidak pernah datangi Bank NTT pada tanggal 17 Maret. Apalagi menandatangani slip penarikan. Aneh \u2018kan kalau uang dengan nilai yang sama baru disetor, langsung ditarik lagi. Logikanya dimana?\u201d kritik Maktaen.<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2018\/12\/22\/pegawai-bank-ntt-diduga-bobol-tabungan-dan-lakukan-pencucian-uang-nasabah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>Baca juga : Pegawai Bank NTT Diduga Bobol Tabungan dan Lakukan Pencucian Uang Nasabah<\/strong><\/a><\/p>\n<p>Maktaen juga membantah adanya bunga 5 persen dari 2 bilyet deposito senilai Rp 190 juta yang masuk ke rekening kliennya. \u201cJangankan bunganya, pembukaan 2 bilyet itu tidak pernah dilakukan kliennya. Klien saya menyetor uangnya ke rekening biasa. Kog bisa jadi 2 bilyet deposito? \u201d paparnya.<\/p>\n<p>Padahal, lanjut Maktaen, untuk membuka biyet deposito dibutuhkan dokumen dan tanda tangan nasabah. \u201d Juga harus ditandatangani oleh beberapa orang manajen bank, kok bisa ada 2 bilyet deposito atas nama klien saya, padahal dia tidak pernah membuka bilyet itu. Ada apa ini?\u201d katanya.<\/p>\n<p>Selain itu, jelas Maktaen, tantangan manajemen Bank NTT agar pihaknya memproses hukum secara pidana, juga merupakan upaya \u2018cuci tangan\u2019 pihak manajemen Bank NTT agar masalah pembobolan dan pencucian uang tersebut, semata-mata menjadi tanggung jawab pribadi mantan Kepala Kantor Kas Bank NTT Oeba, CN.<\/p>\n<p>Maktaen juga menantang pihak manajemen Bank NTT untuk melakukan klarifikasi yang dihadiri kliennya, CN, dan manajemen Bank NTT. \u201cJadi jangan dengar klarikasi sepihak oleh CN. Klarifikasi harus juga dihadiri klien saya, Ibu Helda. Kami minta dipertemukan dengan CN didepan pengawas Bank NTT,\u201d tantangnya.<\/p>\n<p>Seperti diberitakan sebelumnya, nasabah Bank NTT, Helda Pellodou melalui Kuasa Hukumnya, Ferdy Tahu Maktaen mengungkapkan adanya dugaan kejahatan perbankan yang dilakukan oleh Kepala Kantor Kas Bank NTT Oeba, CN. Kejahatan itu berupa dugaan bobolan nasabah senilai Rp 300 juta dan pencucian uang nasabah sebesar Rp 190 juta.<\/p>\n<p>Sementara pihak Bank NTT melalui Kepala Divisi Pengawasam, Kristofel Adoe dalam keterangan persnya membantah adanya dugaan pembobolan dan pencucian uang oleh CN. \u201cIni masalah pinjam meminjam uang antar pribadi,\u201d kata Adoe.<\/p>\n<p>CN juga telah dicopot dari jabatannya dan telah menjalani skors dan belum lama kembali bekerja. \u201cSilahkan yang bersangkutan lapor polisi untuk membuktikan siapa uang benar\u201d tantang Adoe.<br \/>\nSumber : suaraflobamora.com<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kupang, NTTOnlinenow.com \u2013 Manajemen PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) NTT dinilai sengaja berupaya melepas tanggung jawab alias \u2018cuci tangan\u2019 terhadap<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":15927,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[2],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.3 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kuasa Hukum : Dugaan Pembobolan Rekening Nasabah, Bank NTT &quot;Cuci Tangan&quot; - NTTONLINE<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2019\/01\/03\/kuasa-hukum-dugaan-pembobolan-rekening-nasabah-bank-ntt-cuci-tangan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kuasa Hukum : Dugaan Pembobolan Rekening Nasabah, Bank NTT &quot;Cuci Tangan&quot; - NTTONLINE\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kupang, NTTOnlinenow.com \u2013 Manajemen PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) NTT dinilai sengaja berupaya melepas tanggung jawab alias \u2018cuci tangan\u2019 terhadap\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2019\/01\/03\/kuasa-hukum-dugaan-pembobolan-rekening-nasabah-bank-ntt-cuci-tangan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"NTTONLINE\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/alex.dimoe\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-01-03T00:17:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2019-01-03T00:22:58+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-content\/uploads\/2018\/05\/banknttlogo2.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"445\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/\",\"name\":\"NTTONLINE\",\"description\":\"Pelopor Media Online Pertama Di NTT\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2019\/01\/03\/kuasa-hukum-dugaan-pembobolan-rekening-nasabah-bank-ntt-cuci-tangan\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-content\/uploads\/2018\/05\/banknttlogo2.jpg\",\"width\":800,\"height\":445},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2019\/01\/03\/kuasa-hukum-dugaan-pembobolan-rekening-nasabah-bank-ntt-cuci-tangan\/#webpage\",\"url\":\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2019\/01\/03\/kuasa-hukum-dugaan-pembobolan-rekening-nasabah-bank-ntt-cuci-tangan\/\",\"name\":\"Kuasa Hukum : Dugaan Pembobolan Rekening Nasabah, Bank NTT \\\"Cuci Tangan\\\" - NTTONLINE\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2019\/01\/03\/kuasa-hukum-dugaan-pembobolan-rekening-nasabah-bank-ntt-cuci-tangan\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2019-01-03T00:17:04+00:00\",\"dateModified\":\"2019-01-03T00:22:58+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#\/schema\/person\/7c35a5b2b0f2a4f822981b3273872be8\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2019\/01\/03\/kuasa-hukum-dugaan-pembobolan-rekening-nasabah-bank-ntt-cuci-tangan\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#\/schema\/person\/7c35a5b2b0f2a4f822981b3273872be8\",\"name\":\"alex\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e146e9c2235067853d80a7f166b95e54?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"alex\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21647"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21647"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21647\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21651,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21647\/revisions\/21651"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15927"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21647"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21647"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21647"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}