{"id":20544,"date":"2018-11-08T02:32:53","date_gmt":"2018-11-08T02:32:53","guid":{"rendered":"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/?p=20544"},"modified":"2018-11-08T02:32:53","modified_gmt":"2018-11-08T02:32:53","slug":"perbatasan-ri-rdtl-semakin-seksi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2018\/11\/08\/perbatasan-ri-rdtl-semakin-seksi\/","title":{"rendered":"Perbatasan RI-RDTL Semakin &#8220;Seksi&#8221;"},"content":{"rendered":"<p><strong>Oleh Stefantje Bele Bau<\/strong><br \/>\n<strong>Catatan Lepas Pembangunan Miniatur Patung Bung Karno di PLBN Motaain<\/strong><br \/>\nAtambua, NTTOnlinenow.com &#8211; Perhatian khusus Pemerintah Pusat kepada masyarakarat di wilayah Perbatasan RI-RDTL menjadi kebanggaan masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Belu. Sejak kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia pada bulan oktober tahun 2015 di Kabupaten Belu, wajah daerah perbatasan berangsur-angsur dipoles. Ada Gedung PLBN Motaain yang sangat megah, jalan sabuk merah perbatasan yang mulus, Bendungan Rotiklot yang dapat mengairi ratusan hektar area lahan pertanian warga Belu, pembangunan gedung-gedung puskesmas yang mentereng, pasar-pasar perbatasan dan sejumlah pembangunan infrastruktur megah lainnya yang ikut menyokong pertumbuhan ekonomi di kawasan daerah perbatasan. Kebijakan Pembangunan Presiden Joko Widodo di daerah perbatasan selama 3 tahun, telah mempermudah akses dan memperpendek jarak tempuh bagi masyarakat sekitar. Wajah perbatasanpun terlihat \u201cCantik\u201d dan \u201cSeksi\u201d.<\/p>\n<p>Pembangunan infrastruktur sosial dan ekonomi membuat kehidupan masyarakat di daerah tapal batas semakin membaik. Capaian pembangunan semakin meningkat karena pemerintah pusat terus menggenjot pembangunan infrastruktur terkait kebutuhan sosial dasar masyarakat. Program Nawacita Presiden Republik Indonesia,\u201d Membangun Indonesia Dari Pinggiran\u201d ingin memastikan kesejahteraan warga perbatasan menjadi bagian penting bangsa ini, mengingat aspek penegakkan kedaulatan di daerah perbatasan bukan sekedar urusan keamanan, tetapi juga kesejahteraan. Wujud nyata pembangunan perbatasan yang dikelola dengan model pendekatan keamanan dan kesejahteraan akan membuat masyarakat terkoneksi secara batin. Manfaat besar yang dirasakan masyarakat, bahwa mereka adalah bagian dari Indonesia, karena ikut dilibatkan secara aktif dalam aspek pembangunan ekonomi perbatasan.<\/p>\n<p>Dipenghujung tahun 2018, Pemerintah Pusat kembali memperindah wajah perbatasan RI-RDTL dengan membangun patung Bung Karno di PLBN Mota\u2019ain. Perhatian Pemerintah Pusat ini kembali mengingatkan warga Belu atas kedatangan Sang Proklamator Republik Indonesia di tahun 1955. Selama berada di Atambua, Presiden Republik Indonesia Pertama ini berkesempatan menyampaikan pidato di depan rakyat Belu. Goresan sejarah ini masih sangat membekas dalam ingatan rakyat Belu hingga sekarang. Salah satu simbol yang penuh makna dan bersejarah adalah \u201cPohon Beringin\u201d yang berdiri kokoh di sudut Lapangan Umum Kota Atambua (Depan Markas Besar Polres Belu) yang ditanam langsung oleh \u201cThe Foundhing Fathers\u201d kita.<\/p>\n<p>Enam Puluh Tiga (63) tahun kemudian, di era Presiden\u2013Wakil Presiden RI Joko Widodo \u2013 Yusuf Kalla, Gubernur \u2013 Wakil Gubernur NTT Victor Laiskodat \u2013 Yosef Naisoi, dan Bupati \u2013 Wakil Bupati Belu Willy Lay \u2013 Ose Luan, Bapak Pendiri Bangsa ini kembali hadir di Kabupaten Belu. Kehadiran kali ini dalam bentuk Miniatur Patung. Miniatur Patung Bung Karno diletakkan persis dibawa \u201cPohon Beringin\u201d yang ditanamnya tahun 1955.<\/p>\n<p>Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber menyebutkan, Pemerintah Pusat akan membangun Patung Bung Karno di PLBN Mota\u2019ain. Pembangunan Patung Bung Karno sebagai Identitas bangsa di Wilayah Perbatasan RI-RDTL akan terus menguatkan rasa nasionalisme masyarakat untuk terus mempertahankan NKRI. Peletakan Batu Pertama Pembangunan Miniatur Patung Bung Karno di PLBN Motaain, Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu oleh Menteri Dalam Negeri RI Tjahjo Kumolo bertepatan dengan puncak peringatan Hari Ulang Tahun VIII Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) di Kabupaten Belu. Pembangunan patung serupa juga dilakukan di 7 (tujuh) PLBN lainnya di Indonesia.<\/p>\n<p>Pada momen bersejarah itu, Bupati Belu Willybrodus Lay menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Belu akan terus merawat \u201cPohon Beringin\u201d yang ditanam Bapak Pendiri Bangsa Indonesia, Bung Karno. Dibawah Pohon beringin itu banyak warga berkumpul, ketika ada hajatan-hajatan resmi yang digelar di Lapangan Umum Kota Atambua, baik pada siang hari maupun malam hari. Sekeliling pohon beringin di cor dengan semen sebagai tempat duduk. Dari tempat ini, warga dapat melihat secara langsung Patung Bupati Belu Pertama, A. A. Bere Tallo yang berada persis di depan Mall Perijinan yang sementara di bangun Pemerintah Kabupaten.<\/p>\n<p>Bupati Willy juga mengungkapkan pembangunan Patung Sukarno sangat menginspirasi masyarakat Kabupaten Belu. Negara ini bertumbuh karena Bung Karno dengan ajaran-ajarannya. Ia bahkan berkeinginan untuk manjadikan \u201cPohon Beringin\u201d yang ditanam Bung Karno sebagai salah satu \u2018ikon\u2019 di Kabupaten Belu. \u201cKami di Belu akan menjaga pohon beringin ini sampai kapan pun,\u201d ucap Bupati Belu.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone wp-image-20546 size-full\" src=\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/cahyoviktor1.jpg\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"445\" srcset=\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/cahyoviktor1.jpg 800w, https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/cahyoviktor1-300x167.jpg 300w, https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/cahyoviktor1-768x427.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/p>\n<p>Bupati Belu menuturkan, perjuangan Sukarno untuk sampai di Atambua setelah Pemilu tahun 1955 tidak mudah. Ia menggunakan pesawat Amfibi Catalina untuk mendarat di Atapupu. Tiba di Atapupu ia diterima dengan acara adat. Kain tenun Belu di bentangkan sepanjang garis pantai hingga ke mobil yang membawanya ke Atambua. Bung Karno dikala itu, sangat mengagumi dan menghormati Budaya Belu. Ia menanam pohon beringin sebagai simbol menghargai dan menghormati serta melindungi masyarakat Belu.<\/p>\n<p>Pembangunan Miniatur Patung Bung Karno di PLBN Motaain, tentunya tidak hanya sebatas mempercantik kawasan perbatasan dan untuk menghormati patung secara fisik. Lebih dari itu adalah agar kobaran semangat dan ajaran-ajaran bung karno dapat di ke depankan.<\/p>\n<p>\u201c63 tahun lalu Bung Karno tanam pohon beringin di Kota Atambua ini. Mari kita jaga, kita teruskan semangat Bung Karno untuk menjaga NKRI dan Bhineka Tunggal Ika,\u201d ungkap Tjahjo Kumolo Acara Pelepasan Miniatur Patung Sukarno di Lapangan Umum Atambua, Selasa (18\/9\/2018).<\/p>\n<p>Mendagri berharap agar warga belu dapat menjaga pohon beringin ini untuk selama-lamanya. Semangat dan cita-cita Bung Karno dalam membangun bangsa Indonesia harus terus digelorakan.<br \/>\n\u201cPerbatasan ini harus hidup, kita wujudkan Nawacita Presiden Jokowi. Kita akan bangun dengan sungguh-sungguh,\u201d kata Tjahjo Kumolo.<\/p>\n<p>Politisi PDIP Perjuangan ini juga memastikan bahwa semua daerah yang disinggahi Bung Karno akan di bangun patungnya. Menurutnya, PLBN tidak hanya sebagai pos jaga, tetapi menjadi kawasan wisata baru dan kawasan ekonomi baru. Keberadaan patung tersebut diharapkan akan menjadi salah satu daya tarik wisata di daerah.<\/p>\n<p>Wajah perbatasan tentunya akan terus dipoles baik fisik, sumber daya manusia dan sarana lainnya. Pembangunan infrastruktur di perbatasan akan terus dilanjutkan meliputi jalan, sarana telekomunikasi, kesehatan, pendidikan, terminal, pasar, transportasi laut serta kebutuhan pengamanan untuk TNI dan Polri.<\/p>\n<p>Gubernur NTT Victor Laiskodat mengungkapkan kebanggaannya dengan perhatian serius Pemerintah Pusat dalam membangun wilayah perbatasan RI-Timor Leste. Menurutnya, perhatian itu menunjukkan bahwa Pemerintah Provinsi NTT masuk dalam desain Program-Program Pembangunan Nasional. Sebagai Provinsi kebanggaan yang berhadapan dengan dua negara, Politisi Nasdem ini ikut memastikan bahwa selama masa kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur NTT, Yosef Naisoi, Pemerintah Provinsi NTT akan memberikan perhatian yang serius terhadap pembangunan wilayah perbatasan negara.<\/p>\n<p>Diakhir tulisan ini, saya kembali mengingatkan kita bahwa, Peran bung karno di masa-masa perjuangan menuju kemerdekaan begitu luar biasa. Tidak heran ia dikagumi sebagai tokoh kaliber dunia yang di idolakan hingga saat ini. Bagi generasi muda, sosok Bung Karno masih bisa dilihat dari peninggalan-peninggalannya. Salah satu warisan berharga bagi rakyat Belu adalah \u201cPohon Beringin\u201d yang ditanam Bung Karno. Komitmen Pemerintah untuk menggali sejarah perjuangan pendiri negeri ini patut di apresiasi oleh seluruh anak bangsa dan sebagai negara yang besar, tentu kita tidak akan melupakan sejarah. (Penulis adalah Kasubag Komunikasi Publik pada Bagian Protokol dan Komunikasi Publik Setda Kabupaten Belu)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh Stefantje Bele Bau Catatan Lepas Pembangunan Miniatur Patung Bung Karno di PLBN Motaain Atambua, NTTOnlinenow.com &#8211; Perhatian khusus Pemerintah<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":20545,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[20,2],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.3 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Perbatasan RI-RDTL Semakin &quot;Seksi&quot; - NTTONLINE<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2018\/11\/08\/perbatasan-ri-rdtl-semakin-seksi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Perbatasan RI-RDTL Semakin &quot;Seksi&quot; - NTTONLINE\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Oleh Stefantje Bele Bau Catatan Lepas Pembangunan Miniatur Patung Bung Karno di PLBN Motaain Atambua, NTTOnlinenow.com &#8211; Perhatian khusus Pemerintah\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2018\/11\/08\/perbatasan-ri-rdtl-semakin-seksi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"NTTONLINE\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/alex.dimoe\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-11-08T02:32:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/cahyoviktor.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"445\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/\",\"name\":\"NTTONLINE\",\"description\":\"Pelopor Media Online Pertama Di NTT\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2018\/11\/08\/perbatasan-ri-rdtl-semakin-seksi\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/cahyoviktor.jpg\",\"width\":800,\"height\":445},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2018\/11\/08\/perbatasan-ri-rdtl-semakin-seksi\/#webpage\",\"url\":\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2018\/11\/08\/perbatasan-ri-rdtl-semakin-seksi\/\",\"name\":\"Perbatasan RI-RDTL Semakin \\\"Seksi\\\" - NTTONLINE\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2018\/11\/08\/perbatasan-ri-rdtl-semakin-seksi\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2018-11-08T02:32:53+00:00\",\"dateModified\":\"2018-11-08T02:32:53+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#\/schema\/person\/7c35a5b2b0f2a4f822981b3273872be8\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2018\/11\/08\/perbatasan-ri-rdtl-semakin-seksi\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#\/schema\/person\/7c35a5b2b0f2a4f822981b3273872be8\",\"name\":\"alex\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e146e9c2235067853d80a7f166b95e54?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"alex\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20544"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=20544"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20544\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20547,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20544\/revisions\/20547"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20545"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=20544"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=20544"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=20544"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}