{"id":1823,"date":"2016-10-06T23:07:17","date_gmt":"2016-10-06T23:07:17","guid":{"rendered":"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/?p=1823"},"modified":"2016-10-06T23:07:17","modified_gmt":"2016-10-06T23:07:17","slug":"distribusi-madu-amfoang-capai-30-ton-per-bulan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2016\/10\/06\/distribusi-madu-amfoang-capai-30-ton-per-bulan\/","title":{"rendered":"Distribusi Madu Amfoang Capai 30 Ton Per Bulan"},"content":{"rendered":"<p><strong>Laporan Jean Alfredo Neno<\/strong><br \/>\n<strong>Kupang, NTTOnlinenow.com<\/strong> &#8211; Permintaan &#8216;Madu Amfoang&#8217; dari sejumlah distributor di tanah air terus meningkat. Distribusi Madu Amfoang yang diproduksi oleh CV Amfoang Jaya di Kota Kupang mencapai 30 ton setiap bulan.<\/p>\n<p>Indsutri madu yang diproduksi dalam skala rumahan yang dikenal dengan &#8216;Madu Amfoang&#8217; yang terletak di Jl Oebolifo II, No 1, Sikumana, Kota Kupang tidak hanya untuk kebutuhan lokal namun sudah menembus pasar nasional.<\/p>\n<p>&#8220;Tiap bulan produk Madu Amfoang didistibusikan mencapai 30 ton ke Jakarta, Bogor, dan juga Bandung,&#8221; kata pemilik CV Amfoang Jaya, Roby Manoh kepada nttonlinenow.com ketika dikunjungi di rumah produksinya, Kamis (06\/10\/2016).<\/p>\n<p>Menurut Roby, permintaan Madu Amfoang dari distributor tersebut terus meningkat dari waktu ke waktu, karena umumnya masyarakat meminati produk madu yang asli dari pepohonan bukan melalui cara peternakan.<\/p>\n<p>&#8220;Untuk pasokan bahan baku didatangkan langsung dari puluhan kelompok masyarakat petani yang menyebar di Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, dan Belu,&#8221; katanya.<\/p>\n<p><strong><a href=\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2016\/10\/06\/bupati-raymundus-fernandez-belajar-sistem-pertanian-di-cina\/\">Baca Juga : Bupati Raymundus Fernandez Belajar Sistem Pertanian di Cina<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Roby mengatakan, madu tersebut diambil langsung dari pepohonan di kawasan hutan pertanian milik masyarakat sehingga lebih alami karena lebah-lebah penghasil madu mengkonsumsi bahan alami dari sari bunga tumbuhan cendana, ekaliptus, nangka, kesambi, vanili, asam, mangga, dan melinjo.<\/p>\n<p>&#8220;Kualitas madu ini sudah teruji dan mendapat apresiasi dari berbagai pihak dan masuk dalam nominasi terbaik di dunia selain madu dari Yunani dan Australia,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Proses produksi, lanjut dia, pun dilakukan secara selektif melalui mesin pengolah dalam ruangang yang sudah disterilkan untuk memisahkan unsur air, asam, sehingga hasilnya murni menjadi madu asli.<\/p>\n<p>Hasilnya, untuk botol kaca ukuran 650 ml dibandrol dengan harga Rp 140 ribu termasuk biaya pengiriman dan ukuran botol kecil ukuran 250 ml seharga Rp 75 ribu.<\/p>\n<p>&#8220;Sebelumnya juga sudah ada permintaan yang masuk dari Sumatera, Sulawesi, dan Papua namun kita masih mempertimbangkan dan menghitung lagi estimasi biaya untuk penyaluran,&#8221; katanya.<\/p>\n<p><strong><a href=\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2016\/10\/06\/walhi-latih-orang-muda-ntt-berwawasan-ekologis\/\">Baca Juga : WALHI Latih Orang Muda NTT Berwawasan Ekologis<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Dia mengkui sejauh ini proses produksi untuk memenuhi permintaan dari distributor di beberapa kota besar tersebut berjalan dengan lancar karena pasokan bahan baku dari kelompok masyarakat petani masih memadai.<\/p>\n<p>Meski begitu, menurut dia, usaha industri semacam ini juga perlu mendapat sentuhan kerja sama dari pemerintah setempat terkait dengan pemberdayaan masyarakat pemasok yang juga mengandalkan madu untuk mendapatkan keuntungan ekonomi.<\/p>\n<p>&#8220;Cara pengambilan madu masih dilakukan dengan pola lama dengan memanjat pohon-pohon tanpa menggunakan peralatan yang aman. Barangkali hal ini yang perlu diperhatikan oleh pemerintah kita termasuk mendorong masyarakat agar tetap menjaga wilayah hutan,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Dia berharap, pemerintah setempat terus mendorong dan memberikan perhatian terhadap berbagai sektor industri rumahan yang memiliki potensi pasar yang baik sehingga bisa membentuk kelompok-kelompok eknomomi yang bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Laporan Jean Alfredo Neno Kupang, NTTOnlinenow.com &#8211; Permintaan &#8216;Madu Amfoang&#8217; dari sejumlah distributor di tanah air terus meningkat. Distribusi Madu<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":1824,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[2],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.3 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Distribusi Madu Amfoang Capai 30 Ton Per Bulan - NTTONLINE<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2016\/10\/06\/distribusi-madu-amfoang-capai-30-ton-per-bulan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Distribusi Madu Amfoang Capai 30 Ton Per Bulan - NTTONLINE\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Laporan Jean Alfredo Neno Kupang, NTTOnlinenow.com &#8211; Permintaan &#8216;Madu Amfoang&#8217; dari sejumlah distributor di tanah air terus meningkat. Distribusi Madu\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2016\/10\/06\/distribusi-madu-amfoang-capai-30-ton-per-bulan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"NTTONLINE\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/alex.dimoe\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2016-10-06T23:07:17+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-content\/uploads\/2016\/10\/Madu-Amfoang.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"445\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/\",\"name\":\"NTTONLINE\",\"description\":\"Pelopor Media Online Pertama Di NTT\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2016\/10\/06\/distribusi-madu-amfoang-capai-30-ton-per-bulan\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-content\/uploads\/2016\/10\/Madu-Amfoang.jpg\",\"width\":800,\"height\":445},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2016\/10\/06\/distribusi-madu-amfoang-capai-30-ton-per-bulan\/#webpage\",\"url\":\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2016\/10\/06\/distribusi-madu-amfoang-capai-30-ton-per-bulan\/\",\"name\":\"Distribusi Madu Amfoang Capai 30 Ton Per Bulan - NTTONLINE\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2016\/10\/06\/distribusi-madu-amfoang-capai-30-ton-per-bulan\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2016-10-06T23:07:17+00:00\",\"dateModified\":\"2016-10-06T23:07:17+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#\/schema\/person\/7c35a5b2b0f2a4f822981b3273872be8\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2016\/10\/06\/distribusi-madu-amfoang-capai-30-ton-per-bulan\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#\/schema\/person\/7c35a5b2b0f2a4f822981b3273872be8\",\"name\":\"alex\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e146e9c2235067853d80a7f166b95e54?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"alex\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1823"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1823"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1823\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1825,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1823\/revisions\/1825"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1824"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1823"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1823"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1823"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}