{"id":15814,"date":"2018-05-01T01:45:25","date_gmt":"2018-05-01T01:45:25","guid":{"rendered":"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/?p=15814"},"modified":"2018-05-01T01:45:25","modified_gmt":"2018-05-01T01:45:25","slug":"sulawesi-selatan-dan-bangka-belitung-provinsi-risiko-penyakit-jantung-tertinggi-di-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2018\/05\/01\/sulawesi-selatan-dan-bangka-belitung-provinsi-risiko-penyakit-jantung-tertinggi-di-indonesia\/","title":{"rendered":"Sulawesi Selatan Dan Bangka Belitung Provinsi Risiko Penyakit Jantung Tertinggi Di Indonesia"},"content":{"rendered":"<p>Jakarta, NTTOnlinenow.com &#8211; World Heart Federation (WHF) dan PERKI tahun ini, mendapatkan dukungan dari Pfizer menjalin kerjasama dengan 50 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di dua provinsi dengan risiko penyakit jantung tinggi di Indonesia.<\/p>\n<p>Dari jumlah puskesmas tersebut, diharapkan sebanyak 2,500 orang di 35 Puskesmas di Provinsi Sulawesi Selatan dan 15 Puskesmas di Provinsi Bangka Belitung akan menjadi subyek penelitian eksperimental, edukasi publik dan strategi intervensi lainnya yang dikoordinasikan pelaksanaannya oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) yang akan bekerja sama dengan Yayasan Jantung Indonesia, perguruan tinggi dan klub jantung sehat setempat.<\/p>\n<p>Cepatnya perubahan perkembangan situasi terkait penyakit jantung di Indonesia, terutama menyangkut faktor risiko dan hambatan yang ditimbulkan akibat penyakit yang menjadi penyebab 37% kematian (data WHO Non-Communicable Diseases (NCD) Country Profiles, 2014) di Indonesia ini, telah mendorong WHF dan Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) didukung perusahaan farmasi global, Pfizer, melakukan riset untuk mengkaji penyakit jantung (kardiovaskular) dalam skala dan konteks lokal Indonesia.<\/p>\n<p>Penelitian dan program kerjasama yang akan berlangsung selama 18 bulan ini dikemas dalam payung Independent Grant for Learning and Change (IGLC) Pfizer, untuk merumuskan upayaupaya yang lebih baik agar dapat meningkatkan layanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya bagi mereka dengan penyakit jantung dan yang memiliki risiko tinggi atas penyakit ini di Indonesia.<\/p>\n<p>\u201dKerjasama ini dimaksudkan untuk mengidentifikasi dan memitigasi berbagai profil faktor-faktor risiko penyakit jantung di wilayah Indonesia dengan populasi yang memiliki risiko penyakit jantung tertinggi,\u201d ujar Dr. dr. Ismoyo Sunu, Sp.JP(K), Ketua Umum PERKI. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar Indonesia dari tahun 2007-2013, terdapat peningkatan signifikan atas kematian akibat penyakit jantung dan faktor-faktor risiko penyakit jantung di Indonesia.<\/p>\n<p>Dari hasil riset ini pula diketahui bahwa provinsi Sulawesi Selatan dan Bangka Belitung mewakili provinsi dengan jumlah risiko penyakit jantung yang tinggi dan ditandai oleh tingginya jumlah populasi perokok, jumlah pasien dengan tingkat kolesterol tinggi dan banyaknya kasus tekanan darah tinggi dan diabetes.\u201d \u201dKerjasama PERKI dan Pfizer ini bertujuan untuk dapat mempromosikan perilaku hidup sehat pada aspek-aspek yang dapat mempengaruhi risiko terhadap penyakit jantung, sesuai dengan panduan dan ketentuan dari Yayasan Jantung Indonesia, maupun PERKI,\u201d lanjut Ismoyo.<\/p>\n<p>Terkait dengan upaya tersebut, maka sebagai bagian dari kerjasama ini akan dilakukan peningkatan kemampuan profesional para tenaga kesehatan umum di 50 Puskesmas pada dua provinsi penelitian untuk dapat mengidentifikasi dan mengelola faktorfaktor risiko penyakit jantung sesuai dengan panduan PERKI. \u201dPfizer bangga dapat bermitra dengan berbagai komunitas kesehatan global untuk meningkatkan kesehatan pasien di berbagai hal yang menjadi perhatian bersama, melalui dukungan kegiatan penelitian, pembelajaran terukur dan strategi intervensi untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat,\u201d ujar Anil Argilla, Presiden Direktur Pfizer Indonesia.<\/p>\n<p>\u201dPenyakit jantung kian mengkhawatirkan akibat dampak yang ditimbulkannya, baik dari sisi ekonomi karena menurunnya produktivitas pada penderita di usia produktif, maupun risiko kematian yang tinggi,\u201d tambah Anil.<\/p>\n<p>Kendati mendapat dukungan dari perusahaan farmasi global, penelitian ini bersifat independen, dalam arti kendati proyek ini didanai oleh Pfizer, namun pelaksanaan serta hasil penelitian menjadi tanggungjawab penuh PERKI sebagai lembaga yang melakukan penelitian independen. Program ini akan didukung dengan program edukasi publik untuk meningkatkan gaya hidup sehat masyarakat termasuk dengan mendorong masyarakat berhenti merokok, akses aplikasi mobile untuk memantau gaya hidup sehat masyarakat setempat dan program apresiasi bagi Puskesmas yang berhasil melakukan pembinaan masyarakat yang berhasil mencapai tujuan penelitian PERKI nantinya.<\/p>\n<p>Penyakit jantung sendiri menjadi beban kesehatan signifikan di Indonesia dan pada tahun 2012 mengakibatkan hilangnya produktivitas setara dengan 18 ribu tahun akibat kehilangan kemampuan (Disability-Adjusted Life Years, DALYS), dimana sebanyak 17.500 diantaranya merupakan tahun-tahun yang hilang akibat kematian prematur, dan sisanya karena disabilitas akibat penyakit jantung. Jantung koroner merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di tahun 2012 yang merupakan 9% dari jumlah total kematian atau setara dengan 82,3 kasus per 100,000 penduduk Target utama dari penelitian PERKI adalah para pasien dengan penyakit jantung dan mereka yang memiliki faktor risiko terkena penyakit jantung di dua provinsi tersebut.<\/p>\n<p>Pemangku kepentingan lain yang diteliti adalah para petugas kesehatan di lembaga kesehatan tingkat pertama, yakni Puskesmas di lokasi tertentu pada dua provinsi tersebut, Fakultas Kedokteran di universitas setempat, pemimpin masyarakat, dan organisasi kesehatan jantung. Hasil penelitian ini akan disebarluaskan melalui seminar\/simposium tingkat nasional maupun internasional, bersama dengan publikasi melalui jurnal nasional maupun internasional dan akan dilaporkan keKementrian Kesehatan untuk digunakan dalam pembuatan kebijakan dan agar dapat direplikasikan di lokasi-lokasi lainnya di Indonesia.<\/p>\n<p>Tentang PERKI Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI), merupakan organisasi profesi pada dokter spesialis penyakit jantung di Indonesia. Didirikan pada tanggal 16 Nopember 1957, organisasi ini merupakan wadah tunggal dokter spesialis kardiovaskular di bawah naungan Ikatan Dokter Indonesia (IDI).<\/p>\n<p>Tentang Pfizer Di Pfizer, kami mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan sumber daya global untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan di setiap tahap kehidupan. Kami berjuang untuk menetapkan standar untuk kualitas, keamanan dan nilai dalam pengembangan, penemuan dan pembuatan produk-produk kesehatan.<\/p>\n<p>Portofolio global kami, termasuk obat-obatan dan vaksin, serta masih banyak lagi produk perawatan kesehatan lainnya yang sudah terkenal di dunia. Setiap hari, para kolega Pfizer bekerja di negara-negara maju dan berkembang untuk memajukan kesehatan, pencegahan, perawatan dan pengobatan untuk mengatasi berbagai penyakit yang paling ditakuti di masa kini.<\/p>\n<p>Sejalan dengan tanggung jawab kami sebagai salah satu perusahaan biofarmasi inovatif terkemuka di dunia, kami juga bekerja sama dengan para penyedia layanan kesehatan, pemerintah dan komunitas lokal untuk mendukung dan memperluas akses ke perawatan kesehatan yang handal dan terjangkau di seluruh dunia. Selama lebih dari 150 tahun, Pfizer telah bekerja untuk membuat perbedaan bagi semua orang yang mengandalkan kami. Di Indonesia, Pfizer didirikan pada tahun 1969, dan telah menjalankan operasional pabrik dan pemasaran sejak 1971. Dimulai dengan hanya 11 pegawai, sekarang setelah penyatuan dengan beberapa perusahaan, jumlah pegawai mencapai hampir 600 orang. Untuk mempelajari dan mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai komitmen kami, silakan kunjungi www.pfizer.co.id.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, NTTOnlinenow.com &#8211; World Heart Federation (WHF) dan PERKI tahun ini, mendapatkan dukungan dari Pfizer menjalin kerjasama dengan 50 Pusat<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":15815,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[24],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.3 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Sulawesi Selatan Dan Bangka Belitung Provinsi Risiko Penyakit Jantung Tertinggi Di Indonesia - NTTONLINE<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2018\/05\/01\/sulawesi-selatan-dan-bangka-belitung-provinsi-risiko-penyakit-jantung-tertinggi-di-indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Sulawesi Selatan Dan Bangka Belitung Provinsi Risiko Penyakit Jantung Tertinggi Di Indonesia - NTTONLINE\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Jakarta, NTTOnlinenow.com &#8211; World Heart Federation (WHF) dan PERKI tahun ini, mendapatkan dukungan dari Pfizer menjalin kerjasama dengan 50 Pusat\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2018\/05\/01\/sulawesi-selatan-dan-bangka-belitung-provinsi-risiko-penyakit-jantung-tertinggi-di-indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"NTTONLINE\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/alex.dimoe\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-05-01T01:45:25+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-content\/uploads\/2018\/05\/PERKI.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"445\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/\",\"name\":\"NTTONLINE\",\"description\":\"Pelopor Media Online Pertama Di NTT\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2018\/05\/01\/sulawesi-selatan-dan-bangka-belitung-provinsi-risiko-penyakit-jantung-tertinggi-di-indonesia\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-content\/uploads\/2018\/05\/PERKI.jpg\",\"width\":800,\"height\":445},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2018\/05\/01\/sulawesi-selatan-dan-bangka-belitung-provinsi-risiko-penyakit-jantung-tertinggi-di-indonesia\/#webpage\",\"url\":\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2018\/05\/01\/sulawesi-selatan-dan-bangka-belitung-provinsi-risiko-penyakit-jantung-tertinggi-di-indonesia\/\",\"name\":\"Sulawesi Selatan Dan Bangka Belitung Provinsi Risiko Penyakit Jantung Tertinggi Di Indonesia - NTTONLINE\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2018\/05\/01\/sulawesi-selatan-dan-bangka-belitung-provinsi-risiko-penyakit-jantung-tertinggi-di-indonesia\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2018-05-01T01:45:25+00:00\",\"dateModified\":\"2018-05-01T01:45:25+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#\/schema\/person\/7c35a5b2b0f2a4f822981b3273872be8\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2018\/05\/01\/sulawesi-selatan-dan-bangka-belitung-provinsi-risiko-penyakit-jantung-tertinggi-di-indonesia\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#\/schema\/person\/7c35a5b2b0f2a4f822981b3273872be8\",\"name\":\"alex\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e146e9c2235067853d80a7f166b95e54?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"alex\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15814"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15814"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15814\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15816,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15814\/revisions\/15816"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15815"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15814"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15814"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15814"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}