{"id":14626,"date":"2018-03-29T14:36:06","date_gmt":"2018-03-29T14:36:06","guid":{"rendered":"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/?p=14626"},"modified":"2018-03-30T04:18:53","modified_gmt":"2018-03-30T04:18:53","slug":"pengerjaan-proyek-jembatan-perbedaan-haliwen-terkendala-cuaca","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2018\/03\/29\/pengerjaan-proyek-jembatan-perbedaan-haliwen-terkendala-cuaca\/","title":{"rendered":"Pengerjaan Proyek Jembatan Perbedaan Haliwen Terkendala Cuaca"},"content":{"rendered":"<p>Laporan Yansen Bau<br \/>Atambua, NTTOnlinenow.com &#8211; Pengerjaan proyek jembatan perbatasan Waeutu yang menghubungkan Haliwen dengan Desa Sadi di Kabupaten Belu terkendala dengan cuaca hujan yang tinggi sejak awal tahun.<\/p>\n<p>Demikian akui salah seorang petugas lapangan selaku kontraktor PT Tarawesi &#8211; PT Win Alam Abadi pelaksana proyek pembangunan jembatan Waeutu kepada media belum lama ini.<\/p>\n<p>Dikatakan, kondisi curah hujan yang melanda wilayah Belu mengakibatkan banjir sehingga proses pengerjaan jembatan yang menghubungkan jalur sabuk merah perbatasan di daerah pelosok itu sempat terhenti.<\/p>\n<p>Terkait dugaan bahan material untuk jalan jembatan yang tidak sesuai bestek jelas Ruswandi, sebelum aspal ada tiga jenis material yang digunakan diantaranya, pertama memakai sirtu saring yang banyak batuan bulat.<\/p>\n<p>Lapisan kedua menggunakan agregat B masih ada sirtu saringnya dan batu pecah, sementara material ketiganya agregat A kebanyakan batu pecah dan pasir saring. Masa kontrak kerja telah selesai dan sedang jalani masa adendum atau denda.<\/p>\n<p>&#8220;Pengerjaannya hampir selesai sekarang tinggal perapihan, dan aspal sedikit lagi. Progres realisasi pembangunan jembatan mencapai diatas 95 persen,&#8221; urai dia.<\/p>\n<p>Seperti diketahui dalam pemberitaan sebelumnya, proyek pembangunan jembatan perbatasan Waeutu di sungai Talau Kabupaten Belu, Timor Barat wilayah perbatasan Indonesia dan Timor Leste belum selesai dikerjakan.<\/p>\n<p>Pantauan media, Jumat (16\/03\/2018) pengerjaan jembatan yang menghubungkan Haliwen dengan Desa Sadi dan Sarabau Kecamatan Tastim itu belum selesai pembangunan, sementara sedang berlangsung pengerjaan.<\/p>\n<p>Pengerjaan jembatan itu terhitung tanggal 02 Maret 2017 lalu dengan masa pengerjaan 300 hari. Perkiraan pertengahan atau akhir Januari 2018, proyek<br \/>tersebut harusnya sudah selesai pembangunan.<\/p>\n<p>Untuk diketahui, pengerjaan proyek jembatan dilaksanakan oleh PT. Tarawesi Arta Megah dan PT WIN Alam Abadi. Pembanguna jembatan Waeutu menggunakan APBN senilai Rp.37.075.944.000.<\/p>\n<p>Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pembangunan jembatan Haliwen, Fachrudin saat dikonfirmasi media via whatsapp, Jumat malam menuturkan pembangunan jembatan Haliwen akan selesai pengerjaan pada akhir bulan Maret mendatang. Saat ini progres pembangunan jembatan mencapai 90 persen.<\/p>\n<p>Dijelaskan bahwa, kendala keterlambatan pengerjaan jembatan selama ini dikarenakan banjir pertama di sungai talau pada pertengah Nopember lalu. Sehingga alat launcher tersapu oleh arus banjir.<\/p>\n<p>Kemudian lanjut dia, pada saat akan laksanakan pemasangan balok bentang terakhir di bulan Januari tersapu banjir yang kedua di tanggal 28 Januari kemarin. Sehingga kami rubah metode pelaksanaan yang awal menjadi launcher truss.<\/p>\n<p>Fachrudin membenarkan, masa kontrak pengerjaan jembatan Haliwen telah selesai dan sekarang dalam masa adendum atau lebih dikenal dengan masa denda. &#8220;Masa kontraknya sudah habis, sekarang lagi jalani masa denda dan untuk selesaikan pekerjaan jembatan hanya 90 hari kerja,&#8221; terang dia.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Laporan Yansen BauAtambua, NTTOnlinenow.com &#8211; Pengerjaan proyek jembatan perbatasan Waeutu yang menghubungkan Haliwen dengan Desa Sadi di Kabupaten Belu terkendala<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":14627,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[2],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.3 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pengerjaan Proyek Jembatan Perbedaan Haliwen Terkendala Cuaca - NTTONLINE<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2018\/03\/29\/pengerjaan-proyek-jembatan-perbedaan-haliwen-terkendala-cuaca\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pengerjaan Proyek Jembatan Perbedaan Haliwen Terkendala Cuaca - NTTONLINE\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Laporan Yansen BauAtambua, NTTOnlinenow.com &#8211; Pengerjaan proyek jembatan perbatasan Waeutu yang menghubungkan Haliwen dengan Desa Sadi di Kabupaten Belu terkendala\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2018\/03\/29\/pengerjaan-proyek-jembatan-perbedaan-haliwen-terkendala-cuaca\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"NTTONLINE\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/alex.dimoe\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-03-29T14:36:06+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2018-03-30T04:18:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/jembatansadiatb.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"445\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/\",\"name\":\"NTTONLINE\",\"description\":\"Pelopor Media Online Pertama Di NTT\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2018\/03\/29\/pengerjaan-proyek-jembatan-perbedaan-haliwen-terkendala-cuaca\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/jembatansadiatb.jpg\",\"width\":800,\"height\":445},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2018\/03\/29\/pengerjaan-proyek-jembatan-perbedaan-haliwen-terkendala-cuaca\/#webpage\",\"url\":\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2018\/03\/29\/pengerjaan-proyek-jembatan-perbedaan-haliwen-terkendala-cuaca\/\",\"name\":\"Pengerjaan Proyek Jembatan Perbedaan Haliwen Terkendala Cuaca - NTTONLINE\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2018\/03\/29\/pengerjaan-proyek-jembatan-perbedaan-haliwen-terkendala-cuaca\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2018-03-29T14:36:06+00:00\",\"dateModified\":\"2018-03-30T04:18:53+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#\/schema\/person\/7c35a5b2b0f2a4f822981b3273872be8\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2018\/03\/29\/pengerjaan-proyek-jembatan-perbedaan-haliwen-terkendala-cuaca\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#\/schema\/person\/7c35a5b2b0f2a4f822981b3273872be8\",\"name\":\"alex\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e146e9c2235067853d80a7f166b95e54?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"alex\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14626"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14626"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14626\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14644,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14626\/revisions\/14644"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14627"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14626"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14626"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14626"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}