Panen Tomat, Petani Umaklaran Dampingan Babinsa Raup Ratusan Juta

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Petani di Desa Umaklaran, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL meraup ratusan juta berkat budidaya tomat.

Seperti kisah Oswaldus Tallo, warga kampung Sirani, Dusun Banleten, Desa Umaklaran yang menghasilkan ratusan juta saat panen tomat.

Dikisahkan, ratusan juta yang berhasil diraupnya dari produksi pertanian budidaya tomat miliknya berkat dampingan dari Babinsa Umaklaran, Serda Hironimus Kono.

Menurut Tallo, budidaya tomat mulai dirintisnya sejak tiga tahun lalu. Dimana, lahan yang digarapnya untuk bertanam tomat bukan milik pribadi, melainkan milik keluarga. Selain menjaga tanah dengan menggarap, dirinya menekuni budidaya tomat sehingga ekonominya semakin meningkat.

Jelas dia, awal memulai usaha modal yang saya habiskan dirinya Rp.12 juta, yang dipinjam dirinya di Bank BRI melalui KUR. Namun modal itu telah kembali dari penen pertama karena tomatnya karena manajamen perawatan yang baik.

“Dalam perjalanan saya berani pinjam lagi uang sebesar Rp. 40 juta di Bank BRI. Dari panen itu secara keseluruhan saya sudah mendapatkan sekitar Rp 200 juta, waktu panen pertama itu saya pernah jual dengan harga Rp700 ribu per keranjang,” kata Tallo.

Lanjut dia, untuk periode saat ini dirinya menanam di atas lahan seluas 40 are dengan 7.000 pohon yang telah kelola kurang lebih sudah 3 bulan. Tomat yang dipanen pemasarannya tidak saja di Belu dan daratan timor tapi juga di kirim ke Flores, Maluku bahkan di negara tetangga Timor Leste.

Lebih lanjut akui Tallo, budidaya tomat yang ia tekuni selama ini tidak terlepas dari dukungan dan bimbingan dari Babinsa Umaklaran, Serda Hironimus Kono.

“Saya bersama keluarga sangat berterima kasih kepada Serda Hiro yang selalu mendampingi dan selalu bersama kami setiap hari. Ini yang selalu memotivasi kami setiap hari,” ujar dia.

Sementara itu, Serda Hiro Kono dihubungi, Selasa (8/8/2023) menyampaikan bahwa salah satu tugas Babinsa ialah melakukan pendampingan terhadap petani.

“Hampir setiap hari saya selalu bersama petani, mulai dari pengolahan lahan, tanam, perawatan hingga panen. Saya selalu mendampingi mereka,” terang dia.

“Potensi pertanian di Desa Umaklaran kata Kono sangat menjanjikan. Itulah asalan saya mengapa saya selalu bersama dengan mereka,” tambah Kono.

Dia berharap, dengan potensi yang ada ini masyarakat bisa memanfaatkannya sehingga bisa mendongkrak perekonomian rumah tangga.