PLN Sigap Benahi Listrik di Kecamatan Amfoang Timur NTT
Kupang, NTTOnlinenow.com – PLN ULP (Unit Layanan Pelanggan) Oesao masih terus memulihkan kondisi kelistrikan pasca Gangguan Kerusakan Trafo ditengah kondisi cuaca ekstrem yang terjadi di Kecamatan Amfoang Timur Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur.
Gangguan Trafo yang terjadi sejak Minggu dini hari, 26 Februari 2022 tersebut mengakibatkan terganggunya penyaluran pelayanan listrik di daerah Amfoang Timur dan sekitarnya.
Sebanyak 9 gardu PLN pelanggan terdampak dan 6 gardu sudah menyala, saat ini masih upaya penormalan 3 gardu yang masih terkendala cuaca ekstrem hujan dan lokasi banjir. Meski demikian, tidak menyurutkan semangat PLN untuk terus membenahi jaringan listrik di wilayah tersebut.
PLN terus melakukan penormalan. Manager PLN ULP Oesao, Itta Qullaha Shabara menyampaikan permohonan maaf terkait ketidaknyamanan tersebut.
“Saat ini PLN tengah siaga di tengah cuaca ekstrem ini dan terus berupaya keras untuk dapat memulihkan gangguan listrik serta memberikan pelayanan terbaik,”ungkap Itta dalam keterangan tertulis.
Dalam upaya mempercepat proses pemulihan listrik tersebut, PLN mengerahkan 12 personel dan berkolaborasi dengan mitranya.
Pihak PLN masih melakukan penormalan dengan cara penyisiran jaringan yang terkena ranting pohon tumbang, melakukan penebangan pada pohon-pohon yang mendekati jaringan, serta mengganti aksesoris tiang jika ditemukan ada yang rusak seperti traves dan isolator. Sehingga saat Trafo pengganti sudah datang, jaringan sudah siap disaluri listrik.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk sama-sama menjaga jaringan listrik PLN, yaitu dengan cara merelakan pohon yang berdekatan dengan jaringan listrik PLN untuk ditebang,” pinta Itta.
Dirinya menyebut, dengan demikian, maka apabila terjadi hujan disertai angin kencang dan apabila ada pohon yang tumbang maka tidak berdampak ke jaringan dan tiang listrik PLN.
“Hal ini kita lakukan untuk menjaga keandalan sistem ketenagalistrikan dan keselamatan masyarakat dari bahaya listrik dan dihimbau kepada masyarakat untuk menjauhkan sumber-sumber listrik seperti stop kontak, saklar dan kabel-kabel listrik dari jangkauan anak-anak dan biasakan bersikap hati-hati, waspada dan tidak ceroboh dalam menggunakan listrik.”pungkasnya.