Tawuran Pemuda di Belu Berujung Penikaman dan Pengrusakan Rumah

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Penyidik Reskrim Polres Belu dalami kasus perkelahian pemuda antar kampung di Desa Jenilu, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu wilayah Timor Barat perbatasan RI-RDTL.

Kejadian berujung jatuhnya korban penikaman dari kampung Karantina dan pengrusakan satu unit rumah milik warga di pelabuhan Atapupu terjadi pada Minggu 6 Maret 2022 lalu sekira pukul 22.00 Wita.

Kapolres Belu AKBP Yosep Krisbiyanto melalui Kasat Reskrim AKP Sujud Alif Yulamlam
mengatakan, kejadian tersebut telah ditangani pihaknya dan sementara masih lakukan pemeriksaan.

“Kami lagi sementara lakukan pemeriksaan,” ujar dia ketika dikonfirmasi media, Rabu (9/3/2020).

Masih menurut dia, pihaknya masih terus melakukan pendalaman terkait kejadian perkelahian pemuda antar kampung guna mengungkap tersangka sesuai jalur hukum yang berlaku.

“Kasus ini kita masih dalami,sebab tidak hanya kerusakan rumah tetapi ada juga penganiayaan,” ucap Sujud.

Kepala Desa Jenilu, Daniel Robert Novak membenarkan, pengrusakan rumah warga di pelabuhan Atapupu berawal dari perkelahian antar warganya. Sehingga ada yang tidak puas dan saling serang.

Akui dia, saat kejadian dirinya tidak bisa menahan atau mencegah lantaran terjadi aksi massa secara spontan. Kejadian itu juga anak kandung serta sebagian kerabat keluarga.

Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber menyebutkan, kejadian tersebut berawal dari baku rampas besi tua antar di pelabuhan Atapupu antar warga Karantina dan sekitar pelabuhan.

Disaat bersamaan, ada seorang warga dari Karantina yang ingin melerai, namun naas dirinya dipukul warga pelabuhan. Kejadian itu memicu kemarahan rekan korban yang mencari pelaku.

Namun, pelaku tidak ditemukan dan massa melampiaskan emosi dengan melakukan pengrusakan rumah milik pelaku yang berada tepat di depan pintu pelabuhan Atapupu.