Peringati HUT Ke-99 Kota Kefamenanu, Disbudpar TTU Gelar Festival Takanab Secara Virtual

Bagikan Artikel ini

Laporan Judith Lorenzo Taolin
Kefamenanu, NTTOnlinenow.com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) kota Kefamenanu ke-99, panitia penyelenggara melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) menggelar kegiatan Festival Takanab atau tutur adat sastra daerah tingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) se-Kabupaten TTU.

Festival Takanab virtual tersebut berlangsung di studio TV Biinmaffo, pada Sabtu (18/9/2021), pukul 10.00 – 12.00 wita.

Bertindak sebagai juri yakni Olimpius S.Ag, Drs. Raymundus Aluman, M.MC dan Yohanes D.S Tius dengan jumlah peserta yang mendaftar sebanyak 10 sekolah yang terdiri dari SMAN Manamas, SMAN Oenopu, SMAN Taekas, SMK Suara Wisata Napan, SMAN Insana Tengah, SMAN Mamsena, SMK Noemuti, SMAN Mutis Eban, SMAN Binino dan SMAN Noemuti.

Adapun juara satu diraih oleh SMAN Noemuti, juara dua oleh SMAN Insana Tengah dan juara ke tiga diraih oleh SMAN Binino.

Sekolah peraih juara pertama memperoleh hadiah sebesar, Rp. 1,6, juara-2 sebesar Rp1,5 juta dan juara ke-3, Rp. 1,4 juta.

Sementara peserta lain yang tidak mendapatkan juara memperoleh stimulan atau uang pembinaan masing-masing sebesar Rp. 1,2 juta.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata TTU, Robertus Nahas S.Sos, di sela-sela kegiatan menjelaskan, bahwa dari kegiatan tersebut diharapkan dapat memotivasi para peserta lomba Takanab untuk mewariskan budaya tersebut yang selama ini hanya dilakukan oleh orang tua.

“Kita upayakan untuk kemudian mereka menjadi pengganti para orang tua kita yang sudah lanjut usia. Jadi kita harapkan out put dari kegiatan ini jangan dipeti kemaskan. Para orang tua yang selama ini lakukan Takanab maka bisa jadi mentor. Jadi, ketika ada penyambutan pejabat tinggal kita komunikasikan saja,”ujar mantan Kepala Dinas PMD TTU ini.

Lebih lanjut mantan Asiten II Setda TTU ini mengharapkan, Takanab menjadi mata pelajaran muatan lokal (Mulok) di sekolah-sekolah.

“Kita rancang supaya tahun depan (HUT Kota Kefa ke-100) gebyarnya harus lebih semarak baik tarian tradisional, musik tradisional dan gerakan lagu harus dikolaborasikan,”ungkapnya.