Hermanus Man Minta Warga Kota Rawat Fasilitas Umum

Bagikan Artikel ini

Kupang, NTTOnlinenow.com – Wakil Wali Kota Kupang, Hermanus Man mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) tengah gencar membangun taman dalam upaya memperindah wajah kota. Untuk itu, Warga Kota diminta berpartisipasi dalam menjaga dan merawat taman-taman itu, terutama lampu hias dan air mancur di Bundaran Tirosa yang baru selesai dikerjakan.

“Pembangunan air mancur Bundaran Tirosa itu menelan anggaran sebesar Rp 3,5 miliar dari CSR Bank NTT. Kehadiran air mancur di bundaran Tirosa itu disebut sebut menjadi ikon baru, sekaligus kebanggaan bagi masyarakat Kota Kupang,” kata Hermanus Man

Hermanus Man juga mengajak seluruh warga Kota agar bersama-sama menjaga dan merawat aset pemerintah kota itu.

“Saya ajak masyarakat bersama-sama menjaganya, sebab aset itu merupakan milik bersama. Jika tidak menjaganya atau merusaknya, tentu kita sendiri yang rugi,” katanya.

Anggota Komisi III, Adi Talli meminta pemerintah Kota agar selalu mengawasi taman-taman yang telah dibangun itu. Pihak-pihak terkait, seperti Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) serta dinas kebersihan agar rutin melakukan pengawasan di area itu.

Adi Talli mengatakan, hadirnya taman-taman, termasuk air mancur di Kota Kupang merupakan hal yang baik dalam memperindah wajah Kota, terlepas dari pro kontra yang selama ini terjadi, namun harus pula diikuti pengawasan dan perawatan.

“Anggaran pembangunan itu tentu menelan anggaran yan tidak sedikit. Untuk itu pemkot perlu melakukan pengawasan dan perawatan. Jangan sampai sudah mengeluarkan uang besar dan menghasilkan sesuatu yang baik dan baru, namun tidak ada perawatan dan menjadi mubasir, bila perlu dillakukan penataan yang lebih baik lagi disekelilingnya itu,” katanya.

Adi Talli menyebut, hadirnya air mancur itu, selain sebagai ikon Kota Kupang, juga mendorong pertumbuhan ekonomi mikro, sebab warga Kota Kupang, selalu berkumpul dan berekreasi di tempat itu.

Adi Talli juga mendorong Sat Pol PP dan Dinas terkait, agar rutin melakukan pengawasan (patroli) di area itu untuk memastikan keamanananya. (YM)