Pengerjaan Patung Bunda Maria di Bukit Teluk Gurita-Belu Perbatasan RI-RDTL Capai 75 Persen

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Pembangunan salah satu ikon Kabupaten Belu berupa pembangunan Patung Bunda Maria (PBM) di Bukit Teluk Gurita, Desa Dualaus, Kecamatan Kakuluk Mesak, Atapupu, Timor Barat wilayah perbatasan RI-RDTL telah mencapai 75 persen.

Kepala Proyek PT. Adventure Mulia Persada, Ary Susanto kepada media menyampaikan bahwa, target hingga bulan depan pengerjaan mencapai 80 persen. Tidak saja itu pembangunan patung setinggi 32 meter itu dipastikan rampung pada pertengahan Desember bulan depan.

“Pengerjaannya sudah 75 persen. Ditargetkan akhir bulan mencapai 80 persen dan pekerjaan akan selesai pas pertengahan Desember mendatang,” ujar Ary.

Dijelaskan bahwa, saat ini empat pentatakan setinggi sembilan meter sudah selesai dipasang. Bagian-bagian patung yang telah dikirim dari Ambarawa, Jawa Tengah juga sudah berada di lokasi proyek tinggal nanti pemasangan.

“Bagian-bagian patung sudah ada, dan akan segera didirikan. Krane juga sudah tiba disini,” ucap Ary.

Dia berharap dukungan dan doa dari seluruh warga masyarakat Kabupaten Belu dan sekitarnya, sehingga pengerjaan patungnya bisa terselesaikan tepat waktu sebelum akhir tahun.

Bupati Belu, Willybrodus Lay saat meninjau lokasi proyek pengerjaan patung mengaku senang dengan progres pembangunan patung Bunda Maria terus meningkat.

Diharapkan, pengerjaan terus berjalan dan bisa selesai sesuai dengan kontrak yang ada, dan PBM bisa dikunjungi masyarakat untuk melakukan wisata rohani.

“Kita senang karena pentatakan patung sudah dikerjakan. Semoga patung segera didirikan dan selesai di Desember nanti. Kedepan akan ditata juga landscapenya,” ucap Lay.

Untuk diketahui, Patung Bunda Maria yang dikerjakan setinggi 32 meter. Sementara tempat pentatakan patung setinggi 9 meter, maka ketinggian patung setelah dibangun mencapai 41 meter.