Sudah 95 Persen Desa Di Perbatasan Belu Timor Leste Nikmati Listrik

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Desa berlistrik di Kabupaten Belu, Timor Barat wilayah perbatasan Indonesia dan Timor Leste hingga tahun 2018 capai 95 persen.

Dari total 81 Desa di wilayah perbatasan 77 Desa sudah menikmati listrik atau penerangan, sedangkan empat Desa lainnya belum tersambung jaringan listrik.

Demikian Manajer PLN Rayon Atambua, Margi Setiyono kepada NTTOnlinenow.com, Kamis (26/7/2018).

Dituturkan bahwa, empat desa yang belum berlistrik diantaranya, Desa Dubesi di Kecamaatan Nanaet Duabesi dan tiga Desa di Kecamatan Raimanuk yaitu Desa Faturika, Mandeu Raimanus dan Renrua.

Jelas dia, dari jumlah 81 Desa yang ada di wilayah Belu, 77 sudah terlistriki, akan tetapi dalam beberapa dusun di Desa tertentu yang hingga kini belum mendapat pasokan listrik.

Lanjut Margi, sesuai data PLN Rayon Atambua, ada 20 lebih dusun yang tersebar di beberapa Desa di wilayah perbatasan Belu dengan Negara Timor Leste yang belum mendapat pasokan listrik hingga saat ini.

Kendati demikian, dari jumlah itu seluruhnya sudah mengajukan permohonan ke PLN Rayon Atambua dan sudah dilanjutkan permohonannya ke pihak PLN Wilayah Kupang yang mempunyai kewenangan untuk perluasan jaringan.

“Kita sudah teruskan permohonan 20 dusun dan menunggu keputusan dari Pimpinan atas permohonan pemasangan jaringannya,” pungkas Margi.