Mendaftar Bacagub NTT, Ray Fernandez Janjikan Ini Jika Terpilih

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Bupati Timor Tengah Utara (TTU) Raymundus Sau Fernandez, resmi mendaftar sebagai salah satu bakal calon gubernur (Bacagub) Nusa Tenggara Timur (NTT) ke Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Kamis, 4 Mei 2017 sekitar pukul 12.00 Wita.

Sebelum mendaftar ke PDIP, Raymundus Sau Fernandez yang biasa disapa Ray Fernandez, bersama para tokoh adat sedaratan Timor menggelar ritual adat di kediamannya, selanjutnya dihantar dengan berjalan kaki dikawal pasukan berkuda bersama ribuan massa pendukungnya yang berasal dari Kabupaten Belu, Malaka, TTU, TTS, Kabupaten Kupang maupun Kota Kupang.

Tiba di halaman Sekretariat DPD PDIP NTT, Ray Fernandez disambut dengan tutur adat (natoni) dari beberapa etnis Timor, selanjutnya dipersilahkan masuk untuk mendaftar. Pendaftaran diterima oleh Sekretaris DPD PDIP NTT, Nelson Matara bersama panitia pendaftaran dan sejumlah kader PDIP.

Setelah resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon gubernur NTT periode 2018-2023 di kantor DPD PDIP NTT, Ray Fernandez berkomitmen untuk menuntaskan persoalan kemiskinan di Nusa Tenggara Timur.

Bupati TTU dua periode ini bertekad menjadikan NTT “Layak” dengan menurunkan angka kemiskinan di NTT dengan mengusung tiga gerakan besar yakni, gerakan tinggal layak, gerakan makan cukup dan gerakan pakai layak.

“Seandainya saya dipercayakan rakyat NTT maka gerakan NTT Layak tersebut menjadi spirit menyelesaikan persoalan kemiskinan. Kemiskinan masyarakat tidak boleh dijual hanya untuk meraup sumbangan dari pemerintah pusat. Mari kita kawal dan tuntaskan kemiskinan di NTT,” ungkapnya.

Menurut Ray Fernandez, tiga gerakan yang diusungnya tersebut merupakan aspek penting yang berpengaruh terhadap angka kemiskinan di NTT. Sehingga untuk menuntaskan persoalan di daerah itu maka kebijakan harus diarahkan pada pengentasan kemiskinan.

“Melalui tiga gerakan ini, saya berniat menyelesaikan satu per satu persoalan yang menyangkut kriteria kemiskinan di NTT, dimana saat ini NTT menempati urutan ketiga termiskin di Indonesia,” ujarnya.

Baca : Daftar di PDIP, Bacagub Ray Fernandes Janji Tuntaskan Kemiskinan di NTT

Selain itu, dia menambahkan, NTT juga sebagai daerah darurat human trafficking, karena itu melalui tiga gerakan yang diusungnya, dia optimis dapat menekan angka tenaga kerja ke luar daerah maupun ke luar negeri karena kebutuhan di daerah sendiri terpenuhi.

“Sebab akar persoalan human trafficking adalah kemiskinan, sehingga apabila ada tawaran dan menjanjikan pendapatan yang tinggi dari pihak-pihak tertentu maka mereka tidak lagi memikirkan soal persyaratan tapi langsung mengambil jalan pintas,” ungkapnya.

Ketika ditanya terkait sikapnya jika tidak diakomodir oleh PDIP, Ray Fernandez mengatakan, sebagai kader partai PDIP dirinya menjunjung tinggi peraturan dan menerima segala bentuk keputusan partai.

Sekertaris PDIP NTT, Nelson Matara megatakan, pendaftaran ini merupakan tahap kedua setelah partai melakukan penjaringan nama-nama bakal calon. “Setelah mendaftar, para bakal calon segera mensosialisasikan diri. Keputusannya kita tunggu penetapan dari DPP,” katanya.

Menurut Nelson, PDIP juga tidak menutup kemungkinan bagi kader-kader maupun kandidat lain yang belum sempat terjaring pada Rapat Kerja Daerah (Rakerda) partai berlambang kepala banteng bermoncong putih itu beberapa waktu lalu, untuk juga mendaftarkan diri pada momen tersebut.

“Pendaftaran kita buka sejak hari ini 4-15 Mei. Bagi kader yang ingin mendaftar silahkan saja, partai selalu membuka diri. PDIP terus melakukan komunikasi politik dengan partai lain. Namun, PDIP tentu lebih memprioritaskan kadernya,” imbuhnya.