Pertama Kalinya di Nusa Tenggara Timur, JPU Kejari TTU Limpahkan Berkas Perkara Korupsi Gunakan Pasal Kolusi

Bagikan Artikel ini

Laporan Judith Lorenzo Taolin
Kefamenanu, NTTOnlinenow.com – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Timor Tengah Utara (Kejari TTU), resmi melakukan pelimpahan berkas perkara korupsi Dana Alkes RSUD Kefamenanu tahun 2015 ke Pengadilan Tipikor Kupang, Senin (13 /06 /2022).

Berkas perkara tersebut, untuk pertama kalinya Kejaksaan di Nusa Tenggara Timur dilimpahkan dengan pasal kolusi oleh Penuntut Umum Andrew P. Keya S.H dan S. Hendrik Tiip, S.H.

Adapun berkas perkara, dakwaan dan barang bukti yang dilimpahkan berjumlah 133 item, bersama para tersangka atas nama Didi Darmadi, Yoksan M. Bureni, Agus Sahroni dan Munawar Lutfi.

Kajari TTU, Roberth Jimmy Lambila, S.H, M.H melalui JPU, Andrew P. Keya menerangkan, berkas perkara dilimpahkan dengan dakwaan melanggar Ke satu Primair Pasal 2 ayat 1 UU nomor 31 Tahun 1999 Jo. UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat 1 Ke- 1 KUHP, subsidair Pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 Jo. UU nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 Ayat 1 Ke-1 KUHP Atau Kedua Pasal 21 UU Nomor 28 Tahun 1999 tentang penyelenggaraan Negara yang bersih dan bebas KKN dan didakwa merugikan keuangan negara sebesar Rp2,4 Miliar lebih.

“Pelimpahan berkas perkara saat ini kami lakukan terhadap 4 orang terdakwa yakni YMDEB, MN, DD dan AS serta Barang Bukti (BB) sebanyak 133 item” jelas Andrew kepada NTTOnlinenow.com, Senin usai pelimpahan berkas perkara korupsi dimaksud.

Terdakwa YMDEB dan Terdakwa IWN lanjut Andrew, selaku Penyelenggara Negara bersama sama dengan Terdakwa MN, DD, AS, II, FO yang melakukan kolusi yaitu permufakatan atau kerja sama secara melawan hukum antar Penyelenggara Negara atau antara Penyelenggara Negara dan pihak lain yang merugikan orang lain, masyarakat dan atau negara.
Selanjutnya Penuntut Umum menunggu Penetapan sidang agar perkara tersebut segera disidangkan.

“Terhadap tersangka lain yaitu IWN, II dan FO, masih dalam proses penyidikan karena tersangka IWN masih dalam kondisi sakit sedangkan tersangka II dan FO sedang menjalani pidana di Rutan Padang”, kata Andrew.

Ia juga mengatakan, telah meminta petunjuk dari pimpinan dan secara berjenjang agar terhadap tersangka II dan FO dapat segera dipindahkan ke Kupang agar mempermudah proses penyidikan dan penuntutan” pungkas Andrew.