Ini Besaran Dana Dalam RKB Pilkada 2024 Yang Diusul KPU ke DPRD Belu

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Belu menyerahkan Usulan Rencana Kerja dan Anggaran Belanja (RKB) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Belu tahun 2024 kepada DPRD Belu.

Disaksikan media, penyerahan RKB Pilkada serentak diserahkan langsung Ketua KPU Mikhael Nahak yang diterima oleh Wakil Ketua II DPRD Belu Cyprinus Temu disaksikan beberapa Anggota Dewan di ruang Ketua DPRD Belu, Senin (15/11/2021).

Komisioner Membidangi Keuangan Umum dan Logistik KPU Belu Joni Neolaka menuturkan, hari ini KPU menyerahkan RKB (rencana kerja dan anggaran belanja) untuk Pilkada serentak 2024 mendatang kepada Lembaga DPRD Belu.

“Kita menyerahkan sambil mengharapkan setidaknya mendapat perhatian dari Pemerintah Belu maupun dari anggota Dewan sendiri. Karena bagaimanapun biaya Pilkada nanti cukup besar,” terang dia.

Jelas Neolaka, pihaknya menyerahkan RKB sehingga itu bisa dibahas dan di saving atau dicadangkan di tahun-tahun anggaran sebelumnya. Pihak KPU tidak mau nantinya jadi beban untuk APBD murni di tahun 2024.

“Sehingga hari ini yang sudah kita susun, kita rencanakan kita serahkan sehingga dalam pembahasan di rapat anggaran untuk APBD tahun 2022 ini bisa jadi perhatian dari Pemerintah daerah maupun Dewan,” ucap dia.

Terkait Pilkada, pihak telah lakukan persiapan dan pihak KPU telah berkoordinasi dengan Pemda soal wilayah administrasi, apakah ada pemekaran atau tidak dan dari pemerintah respon surat akan ada pemekaran wilayah di 2022 nanti.

Sehingga tambah Neolaka, pihak KPU berasumsi TPS akan bertambah dengan ada pemekaran Desa nanti di tahun 2022.

” Untuk anggaran yang diusulkan dalam RKB sebesar Rp 24.581.700.000. Anggaran itu untuk belanja honorarium senilai Rp 10 miliar lebih serta kebutuhan barang dan jasa senilai Rp 13 miliar lebih,” tutup dia.