Rencana Pinjaman Daerah Rp 200 Miliar Hanya Untuk Akselerasi Pembangunan 3 Kecamatan Kota

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Rencana pinjaman daerah sebesar Rp 200 oleh Pemerintah Kabupaten Belu di Bank NTT batal usai ditolak DPRD Belu dalam rapat internal pimpinan DPRD bersama pimpinan AKD.

Informasi dihimpun media dari berbagai sumber menyebutkan, rencana pinjaman uang senilai Rp 200 miliar hanya diperuntukkan pada akselerasi pembangunan di 3 Kecamatan yakni, Kota, Atambua Selatan dan Atambua Barat.

Adapun item pembangunan dan nilai anggaran yang fokus pada 3 Kecamatan yakni, penyelenggara jalan kabupaten dan jalan khusus senilai Rp 149 miliar.

Sarana prasarana air bersih senilai Rp 18 miliar. Sarana prasarana penerangan jalan umum senilai Rp 3 miliar dan sarana prasarana pengelolaan persampahan senilai Rp 18 miliar.

Anggota DPRD Belu Frans Saka kepada media menuturkan, rencana Pemerintah Daerah yang akan melakukan pinjaman uang di bank NTT Rp 200 miliar gagal lantaran ditolak dalam rapat internal pimpinan DPRD bersama pimpinan AKD.

Namun, jelas Apin sapaan akrab Ketua Fraksi Demokrat itu apabila pinjaman daerah jadi maka total pinjaman Rp 200 miliar dikembalikan dengan bunga atau total pengembalian sebesar Rp 234 miliar.

“Pembangunan fokus pada tiga Kecamatan Kota saja. Sedangkan untuk membayar hutang itu sumbernya dari PAD yang di berikan oleh seluruh masyarakat Belu melalui retribusi, pajak dan lain-lain bukan hanya masyarakat perkotaan saja,” tandas dia, Sabtu (13/11/2021) malam.

Senada Wakil Ketua II DPRD Belu Cypri Temu yang dikonfirmasi terpisah mengatakan, rencana pinjaman daerah oleh Pemkab Belu untuk akselerasi pembangunan hanya untuk tiga Kecamatan Kota.

“Pinjaman ini cuma di pake untuk pembangunan wilayah Kota saja,” sebut dia.

Sementara itu, Sekda Belu Yohanes Prihatin yang dikonfirmasi membenarkan pinjaman daerah Rp 200 miliar yang direncanakan Pemkab hanya untuk akselerasi pembangunan pada 3 Kecamatan Kota.

“Iya, untuk revitalisasi ruas-ruas jalan lengkap dengan utilitasnya termasuk lampu jalan, pengelolaan persampahan dan air bersih,” terang dia.