Status Level 3, Dandim Letkol Wiji Ajak Warga Belu Taati Prokes Covid-19

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Berdasarkan instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) nomor 58 tahun 2021 tertanggal 08 November 2021 tertanda Mendagri, M. Tito Karnavian Selasa, (09/11/2021), khusus untuk Provinsi Nusa Tenggara Timur terdapat 15 Kabupaten yang kembali naik level 3.

Salah satunya adalah Kabupaten Belu. Dalam instruksi Mendagri itu disebutkan status pemberlakuan PPKM level 3 itu sesuai dengan kriteria level situasi pandemi berdasarkan asesmen oleh Kementerian Kesehatan.

Terkait status tersebut, Komandan Distrik Militer (Dandim) 1605/Belu, Letkol (Inf) Wiji Untoro, Rabu (10/11/2021) kepada media usai upacara peringatan Hari Pahlawan Nasional di TMP Seroja
mengajak masyarakat untuk tetap mematuhi prokes Covid-19.

Dikatakan bahwa, hal ini merupakan bentuk perjuangan warga negara sesuai dengan dinamika bangsa saat ini. Perjuangan para Pahlawan zaman dulu dalam rangka merebut kemerdekaan dan mempertahankan NKRI sedangkan perjuangan anak bangsa saat ini melawan Covid-19.

Selain masyarakat, pemerintah bersama unsur TNI-Polri juga memaknai Hari Pahlawan Nasional tahun ini dengan berjuang mengedukasi masyarakat agar tetap taat pada protokol kesehatan.

“Kita lagi berjuang menghadapi pandemi. Kita juga berjuang mengedukasi masyarakat yang kadang tidak mau mengerti dengan masa pandemi, kadang tidak mau pakai masker, masih bikin pesta melewati batas waktu”, ujar Wiji.

Dijelaskan, upacara dan ziarah Nasional dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional tingkat Kabupaten Belu dilaksanakan secara sederhana dan terbatas karena masih pandemi Covis-19.

“Meski demikian, makna perjuangannya harus tetap bergelora sesuai dengan dinamika bangsa saat ini,” kata dia.

Dikatakan, perjuangan bangsa saat ini melawan Covid-19. Pemerintah bersama satgas Covid-19 berjuang mengedukasi masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan, berjuang merawat pasien Covid berjuang mengurus pasien yang dikarantina dan masih banyak lagi.

Lanjut Wiji, sasyarakat pun demikian berjuang melawan covid-19 dengan cara mematuhi protokol kesehatan, mentaati aturan PPKM seperti penyelenggaraan pesta mengikuti aturan yang berlaku. Selain itu, berjuang mempertahankan hidup di tengah pandemi.

“Teringat kata-kata Bunga Karno, perjuanganku lebih mudah karena melawan penjajah, namun perjuangan kalian lebih sulit karena melawan bangsa sendiri. Nah sekarang kita lagi berjuang,” ungkap dia.

Diharapkan, semangat juang para pahlawan terus berkobar dalam hati masyarakat untuk membela dan memajukan bangsa terutama menghadapi pandemi Covid-19.

Oleh karena itu, semangat para pahlawan dapat kita terapkan dalam usaha memerangi pandemi Covid-19. Tetap menerapkan protokol kesehatan 5 M dalam kehidupan sehari-hari dan ikut dalam program vaksinasi dalam mendukung percepatan herd immunity.