Pencegahan Dini, IRT di Desa Fatuketi Jalani Pemeriksaan IVA-IMS dan HIV

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Sejumlah Ibu Rumah Tangga (IRT) di Desa Fatuketi jalani pemeriksaan IVA-IMS dan HIV di Puskesmas Ainiba, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu wilayah Timor Barat perbatasan RI-RDTL, Sabtu (23/10/2021).

Kegiatan kerjasama program CD Bethesda Yakkum Cabang Belu dengan Puskesmas Ainiba bagi IRT ini sebagai salah upaya pencegahan dini penularan HIV sekaligus deteksi dini kanker rahim.

“Pemeriksaan ini rutinitas. Ini lanjutan dari kegiatan sebelumnya yang mana melalui penyuluhan dan dari penyuluhan itu mereka lalukan pemeriksaan,” jelas Yosafat Ician.

Menurut Yosafat, pemeriksaan IMS (Infeksi Menular Seksual) yang diintegrasikan dengan pemeriksaan IVA hari ini sebagai salah satu upaya pencegahan dini penularan HIV sekaligus deteksi dini kanker rahim.

IMS jelas dia, sebagai salah satu pintu masuk mudah dan cepat HIV. Dengan mengetahui lebih dini IMS, maka bisa segera diobati guna mencegah penularan HIV.

Lanjut Koordinator CD Bethesda Yakkum Cabang Belu itu bahwa, dalam pemeriksaan IMS ini diintegrasikan dengan pemeriksaan IVA (kanker rahim). Periksa IVA sekaligus juga pemeriksaan IMS.

“Mereka yang positif IMS segera mendapat pengobatan sehingga mencegah penularan lebih lanjut ke orang lain. Yang positif IVA juga segera mendapat penanganan lebih lanjut,” ujar Yosafat.

Pengelola Program HIV Pusekemas Ainiba Armando Gonsalves mengatakan, program kerjasama dengan CD Bethesda Yakkum ini sejak 2019 lalu. Alhasil, program mendukung Puskesmas dalam pencegahan dini penularan HIV disambut baik IRT dan kelompok Ristin.

“Kaum ibu rumah tangga dan kelompok ristin sangat antusias dengan program ini. Sebelumnya kita ajak kegiatan mereka menghindar alasan budaya malu,” sebut dia.

“Kita terus berikan penyuluhan, mengajak dan sekarang antusias mereka besar sejak kita kerjasama dengan Bethesda Yakkum,” tambah Armando.

Kita berharap, kedepan kegiatan ini terus berlanjut ke wilayah Puskesmas lainnya guna mencegah penularan HIV dan demi kesehatan warga khususnya kelompok ristin dan IRT.

Sementara itu, Susana Ida selaku Koordinator WPA Desa Fatuketi menuturkan, awalnya mereka kesulitan melakukan pemeriksaan namun sejak kerjasama dengan CD Bethesda Yakkum semua berjalan lancar.

“Kegiatan ini rutinitas kita lakukan setiap triwulan. Sasaran pemeriksaan orang beresiko dan ibu rumah tangga. Sebelumnya susah kita hubungi mereka, tapi setelah adanya Bethesda Yakkum dengan programmnya semua sadar mau jalani pemeriksaan,” ungkap Ida.