Uskup Atambua Apresiasi Falentinus Kebo Hadirkan Kapal Wisata di Perairan Wini, TTU

Bagikan Artikel ini

Laporan Judith Lorenzo Taolin
Kefamenanu, NTTOnlinenow.com – Uskup Keuskupan Atambua, Yang Mulia Mgr. Dr. Dominikus Saku, Pr mengapresiasi apa yang dibawa Yosep Falentinus Delasalle Kebo sekeluarga untuk masyarakat Timor Tengah Utara (TTU), khususnya masyarakat Kelurahan Humusu Wini, Kecamatan Insana Utara.

Hal itu disampaikan Uskup Dominikus setelah meresmikan Kapal Wisata “Naef Siuk Kebo” melalui pemberkatan sebagai tanda Kapal wisata milik Falentinus Kebo mulai beroperasi.

Kepada umat yang hadir menyaksikan pemberkatan kapal wisata Naef Siuk Kebo (NSK), yang berlangsung di Pelabuhan Wini, Rabu (06/10/2021) siang, Uskup Dominikus mengatakan kapal wisata NSK bisa menjawab kebutuhan masyarakat.

“Pengresmian Kapal Naef Siuk Kebo, akan menjawab kebutuhan masyarakat TTU terkhususnya masyarakat Wini”, ungkap Uskup Dominikus.

Ia sangat mengapresiasi hadirnya kapal wisata NSK.

“Kita mengapresiasi apa yang dibawa oleh keluarga bapak Falen sekeluarga. Inilah contoh dari sebuah keberhasilan yang tidak melupakan kampung halaman”, kata Uskup Dominikus.

“Pak Falen dan ibu Andina menghadirkan kepada kita sebuah kapal pesiar”, lanjut Uskup Dominikus. “Ini menunjukkan sikap mencintai daerah sendiri. Semoga putra daerah lain yang sudah berhasil di luar NTT juga harus punya sikap mencintai dan membangun kampung halaman”, kata Uskup.

Ia juga mengajak seluruh umat agar dalam pekerjaan sehari – hari, dalam menghadapi kesulitan apapun, tetap berharap kepada Tuhan Karena menurutnya, tidak ada pekerjaan yang akan sukses di luar Tuhan.

“Kita berdoa agar Tuhan memberikan yang terbaik menurut yang Dia pandang sesungguhnya baik. Kalau kita bisa bekerja di dalam Tuhan, maka semua pekerjaan akan berjalan baik. Hanya Tuhan yang menentukan keberhasilan dan kesuksesan. Semoga, Tuhan memperlancar pekerjaan kita semua terutama bapak Falentinus Kebo sekeluarga. Dengan kapal yang dihadirkan oleh keluarga Bapak Falentinus Kebo kiranya bisa membawa manfaat bagi banyak orang”, pungkas Uskup Dominikus.

Di waktu yang sama, Yosep Falentinus Delasalle Kebo memandang perlu dilakukan acara pemberkatan kapal wisata Naef Siuk Kebo.

Uskup Atambua, Mgr. Dr. Dominikus Saku, Pr sempat naik ke atas kapal Wisata Naef Siuk Kebo mengelilingi perairan Wini, didampingi Falentinus Kebo, sejumlah pejabat Legislatif dan Eksekutif.

“Hal ini penting untuk kami lakukan, karena segala berkat yang diterima harus disyukuri.
Kami sangat mengucap syukur atas segala berkat, kelimpahan Tuhan kepada kami sekeluarga. Kami tidak mau menikmati sendiri berkat yang Tuhan berikan, tapi kami mau ikut membangun untuk dinikmati seluruh masyarakat TTU khususnya Wini”, ungkap Falen.

Menurutnya, sebagai putra daerah, dirinya harus memulai duluan. Karena tidak mungkin orang dari luar daerah datang membangun daerahnya.

“Ke depan orang ke Wini bisa melihat ada kapal pesiar, akan ada Jet Ski dan ada banyak pilihan lain yang akan kita siapkan. Minimal kita dari kampung tidak melihat semua itu di Jakarta, Bali dan kota besar saja. Saya pastikan, semuanya bisa ada di Wini”, tekad Falen.

Kehadiran kapal wisata Naef Siuk Kebo di perairan Wini, menunjukkan bukti bahwa ia mensupport istrinya sebagai wakil rakyat dalam upaya pengembangan pariwisata di TTU.

“Sebagai putra Daerah yang ada di TTU, kita mau menjadikan wahana wisata baru di TTU. Saya sangat support istri saya untuk pengembangan pariwisata ke depan. Kami siap majukan daerah kita sendiri, karena tidak mungkin orang lain yang datang membangun daerah kita”.

Kapal yang dihadirkan di Wini tentunya sebagai putra daerah yang berasal dari daerah pantura merupakan salah satu bentuk partisipasi sumbangsih, ikut membangun daerah dari Sektor Pariwisata. Karena daerah Wini kedepannya memiliki potensi di bidang pariwisata yang besar dan akan menjadi lirikan wisatawan baik dalam dan luar negara.

“Sebagai pewaris tanah kelahiran di Timor ini kita harus mulai mengenalkan daerah pantura kepada dunia luar. Dan minimal dengan adanya kapal Naef Siuk Kebo di Wini akan menjadi salah satu daya tarik wisata di Wini”, kata Falentinus Kebo yang mengaku saat ini sementara membangun dermaga untuk tujuan pariwisata.

Diketahui, Kapal wisata yang dinamai “Naef Siuk Kebo” merupakan bentuk dedikasi dan penghormatan kepada orang tua, yang telah dengan iklas sabar dan berbesar hati memberikan perhatian dan kasih sayang kepada Falentinus Kebo, saat bersama merubah keadaan.

“Kapal ini saya namai Naef Siuk Kebo, sebagai bentuk dedikasi dan penghormatan saya kepada orang tua, kakek, nenek. Sayangnya mereka sudah tidak ada lagi di dunia. Dan agar mereka tetap bisa hidup dalam ingatan dan sanubari saya dan keluarga maka pantas dan patutlah kapal Pesiar dan penumpang ini saya dedikasikan untuk beliau Arnoldus Siuk Kebo (Naef siuk kebo)”, ungkap Falentinus haru.

Kapal Naef Siuk Kebo merupakan kapal milik pribadi Falentinus Kebo yang bertujuan untuk mengantar penumpang berwisata.

“Kebetulan saya sendiri punya Galangan dan Pabrik pembuatan kapal Fiber di daerah Bekasi. Sehingga saya buatkan satu kapal untuk standbye di wini dengan tujuan wisata atau penumpang, kedepannya”, tandas Falen.

Foto : Uskup Atambua, Mgr. Dr. Dominikus Saku, Pr sempat naik ke atas kapal Wisata Naef Siuk Kebo mengelilingi perairan Wini, didampingi Falentinus Kebo, sejumlah pejabat Legislatif dan Eksekutif.