Dicampakkan di Era Raymundus, Anak dan Menantu Mantan Wabup Diselamatkan David – Eusabius

Bagikan Artikel ini

Laporan Judith Lorenzo Taolin
Kefamenanu, NTTOnlinenow.com – Tiga orang peserta seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), yang lulus tes CPNS formasi umum tahun 2018 tetapi berkas administrasinya tidak diproses, kini menjadi perhatian khusus Pemkab TTU .

Melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Pemerintah Kabupaten TTU di bawah kepemimpinan Bupati, Juandi David dan Wakil Bupati, Eusabius Binsasi, mengusulkan penetapan Nomor Induk Pegawai (NIP) bagi ketiganya ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan ditindaklanjuti Kantor Regional X BKN Denpasar dengan dikeluarkannya nota persetujuan penetapan NIP.

Plt. Kepala BKPSDM Kabupaten TTU, Arkadius Atitus, mengakui hal tersebut.

Dibeberkannya, tiga orang peserta seleksi CPNS Kabupaten TTU, yang lulus tes CPNS formasi umum tahun 2018, berkas administrasinya tidak diproses di masa kepemimpinan Raymundus Sau Fernandes.

“Ketiga peserta tes CPNS dimaksud, Ansela Maria Kartini Kobes, Imanuel Krisantus Kobes dan Maria Stefania Deno. Ketiganya merupakan anak dan menantu Mantan Wakil Bupati TTU, Aloysius Kobes”, kata Arkadius, Kamis (09/09/2021) di Kefamenanu.

Lanjutnya, melalui komunikasi dan koordinasi bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) dan BKN, NIP ketiga peserta CPNS tersebut akhirnya ditetapkan.

“Ketiganya mengikuti seleksi CPNS formasi umum tahun 2018 dan telah dinyatakam lulus. Namun, berkas administrasi ketiganya tidak diproses ke BKN oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) alias Bupati TTU periode itu”, tandasnya.

Iapun membeberkan, berkas usulan atau nota usul ketiga peserta tes CPNS itu tidak ditandatangani oleh PPK terdahulu.

Setelah membangun komunikasi dan koordinasi bersama Kemenpan RB dan BKN, Pemkab TTU melalui BKPSDM Kabupaten TTU, mengusulkan penetapan NIP bagi ketiganya pada tanggal 27 Agustus 2021 lalu. Dan pada 2 September 2021, Kantor Regional X BKN Denpasar mengeluarkan nota persetujuan untuk penetapan NIP bagi ketiganya.

“Tanggal 2 September 2021 kemarin BKN sudah menetapkan NIP CPNS untuk ketiga orang tersebut. Mereka mengikuti seleksi CPNS formasi umum tahun 2018, setelah mereka dinyatakan lulus, berkas administrasi mereka tidak diproses ke BKN oleh PPK periode itu. Waktu itu tidak diproses karena berkas usulan atau nota usulnya mereka tidak ditandatangani oleh PPK terdahulu”, pungkasnya.

Hal itu menjadi perhatian serius Bupati, Juandi David. Di masa kepemimpinannya yang belum setahun ini, iapun berupaya mencari jalan keluar terkait masalah tersebut dengan mengutus pegawai ke kementerian terkait guna membangun komunikasi dan koordinasi. Upaya tersebut berhasil dan ketiga CPNS tersebut diakomodir.

“NIP Ketiga CPNS itu sudah diterbitkan. Mereka akan ditempatkan sesuai formasi yang mereka lamar saat mengikuti tes CPNS”, kata Bupati Juandi.

Berita terkait : Laksanakan Perintah Komisi ASN, Bupati TTU : Juandi David Aktifkan Kembali Enam Pejabat Yang Pernah Dicopot Jabatannya Oleh Raymundus Fernandes 

Iapun berharap, kejadian serupa tidak terulang lagi di masa kepemimpinannya.

“Kejadian seperti ini, tidak boleh terulang lagi di masa kepemimpinan kita”, katanya.

Kepada ketiga peserta tes CPNS yang sudah diterbitkan NIP nya, Juandi meminta agar dapat menjalankan tugas dengan baik.

“Setelah bertugas nanti, jalankan tugas dengan sebaik – baiknya, dengan penuh tanggung jawab sebagai abdi negara untuk melayani rakyat,” pintanya.