Tim KKN PPM UGM Menciptakan Inovasi Alat Automatic Hand Sanitizer Untuk Desa Waibao NTT

Bagikan Artikel ini

Waibao, NTTOnlinenow.com – Dalam masa-masa kepahitan pandemi, Tim KKN-PPM UGM berhasil menciptakan alat Automatic Hand Sanitizer untuk program Kuliah Kerja Nyata secara daring.

Kegiatan Program Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) merupakan kewajiban bagi mahasiswa UGM sebagai salah satu bentuk nyata dalam menjalankan nilai-nilai dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Mahasiswa yang terbekali dengan ilmu dan jiwa semangat untuk membantu, diterjunkan ke seluruh Indonesia untuk menjalankan misi pengabdian ini.

Tim KKN Aramoana Tanjung Bunga, yang dibimbing oleh Ghifari Yuristiadhi Masyhari M., S.S., M.A. selaku Dosen Pembimbing Lapangan, merupakan salah satu tim yang mengabdi secara daring pada Desa waibao, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur dalam program KKN-PPM UGM.

Tim KKN UGM berharap dengan adanya alat ini, kemungkinan penularan COVID-19 akibat hand-to-hand contact bisa ditekan seminimal mungkin.

Dalam melakukan proses merancangnya alat terdapat 3 bagian utama yaitu : Desain, Manufaktur , and Finishing. Proses Desain dilakukan dengan memanfaatkan software Autodesk Inventor Proffesional 2021 Student Version, sementara Proses Manufaktur dibantu dengan adanya alat-alat bengkel rumahan seperti obeng dan kunci pas. Untuk proses finishing rangka dicat dengan warna putih agar produk nya kelihatan lebih menarik.

“Untungnya alat dan bahan yang digunakan sepenuhnya dibiayakan oleh pihak universitas, jadinya kami sangat berterima kasih sekali kepada pihak UGM yang sangat membantu mahasiswa nya dalam menjalankan misi pengabdian,” ujar Ferdinand, salah satu anggota Tim KKN UGM.

Setelah ketiga proses tersebut sudah selesai, maka alat automatic hand sanitizer ini siap untuk dipakai dan dikirimkan ke Desa Waibao, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur. Alat ini dikirimkan menggunakan JNE JTR (Trucking) karena harga nya yang lumayan terjangkau untuk dompet seorang mahasiswa.

Paket ini juga disertakan buku panduan pemasangan berbentuk brosur, agar siapa pun dari warga masyarakat Waibao dapat memasangnya dengan mudah.

Darius Tukan selaku Sekretaris Desa Waibao sangat berterima kasih kepada tim KKN-PPM UGM karena sudah menjadi sukarelawan untuk membantu dan memberi support kepada Desa Waibao agar bisa terus berkembang, dan dengan harapan bisa lebih berkembang lagi ke depannya. (Ferdinand)

Foto : Alat Automatic Hand Sanitizer Oleh Tim KKN-PPM UGM Aramoana Tanjung Bunga/Ferdinand