Warga Belu Kibarkan Merah Putih di Bukit Laktutus Perbatasan RI-RDTL

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Warga di Kecamatan Nanaet Duabesi, Kabupaten Belu wilayah Timor Barat perbatasan RI-RDTL kibarkan merah putih di bukit Laktutus, Selasa (17/8/2021).

Tinggal berbatasan langsung dengan distric Kovalima, Negara Timor Leste semangat warga Laktutus untuk terus menanamkan serta menumbuhkan jiwa nasionalisme dan patriotisme serta cinta akan bangsa Indonesia tak pernah pudar.

Aksi warga, TNI-POLRI dan pelajar di Desa Fohoeka dalam memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-76 berlokasi di bukit depan Gereja Batu Hati Kudus Yesus Paroki Laktutus yang menjadi salah satu Icon di perbatasan Belu-Timor Leste.

Masyarakat di perbatasan Laktutus sangat antusias mengikuti upacara peringatan kemerdekaan Indonesia tahun ini yang dilakukan terbatas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Melalui pengibaran sang merah putih di tapal batas NKRI dan RDTL, diharapkan semakin memupuk rasa cinta tanah air serta semangat kemerdekaan selalu ada di hati masyarakat perbatasan yang menjadi cerminan Indonesia di mata luar negeri.

Upacara peringatan dipimpin oleh Danramil 1605-03/Halilulik Kapten Inf. Jemry Mamengko berlangsung secara sederhana dengan pembatasan peserta yang diwakili Pemerintah Kecamatan, Desa, TNI-POLRI, pelajar serta masyarakat setempat.

Dibawah tema perayaan HUT kali ini Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh mendeskripsikan nilai-nilai semangat pantang menyerah, nasionalisme, patriotisme dan cinta tanah air untuk mencapai masa depan bangsa yang lebih baik.

Momen perayaan HUT ke-76 RI tahun ini, warga masyarakat diajak untuk bersama Pemerintah dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19 yang saat ini tengah melanda bangsa Indonesia.

Camat Nanaet Duabesi, Mikael Bria mengatakan, daerah ini merupakan salah satu wilayah Indonesia yang berbatasan langsung dengan Negara Timor Leste. Sehingga rasa cinta tanah air bisa dilakukan dimana saja.

Kondisi pendemi Covid-19, jelas Bria pelaksanaan upacara kali ini dilakukan secara terbatas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Melalui momen upacara peringatan HUT RI ini diharapkan warga masyarakat semakin dan terus tumbuhkan rasa nasionalisme, rasa cinta tanah air di wilayah perbatasan Negara ini.