Bansos, Pemkab Belu Salurkan 170 Ton Beras Kepada 17732 KPM

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belu melaunching pendistribusian bantuan sosial (bansos) berupa 170 ton beras kepada 17732 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di wilayah Belu, Timor Barat perbatasan RI-RDTL.

Launcing pendistribusian bansos beras oleh Bupati dr Agus Taolin bekerjasama dengan PT Pos Indonesia dan Bulog bertempat di lantai I Kantor Bupati, Selasa (27/7/2021) pagi.

Bupati Agus Taolin dalam arahannya menegaskan baik kantor pos dan masyarakat penerima bantuan harus benar-benar menerapkan protokol kesehatan.

“Sebab daerah Belu eskalasi Covid-19 sudah meningkat drastis dan telah naik dua kali lipat bahkan telah mencapai level 3,” papar dia.

Selain itu, jelas Mantan Kepala RSU Atambua bahwa sudah ada satu kasus covid-19 varian delta. Ini harus diantisipasi oleh kita semua, karena sebaran varian terbaru ini lebih cepat dan mematikan.

“Jadi masyarakat penerima bantuan tolong terapkan 5 M supaya melindungi diri dan keluarga dari virus ini,” pinta Agus Taolin.

Dia menyampaikan, apabila masyarakat penerima bantuan belum divaksin dan tidak patuh protokol kesehatan ke depan pasti bantuan PKH akan ditunda juga. Sebab Pemkab Belu akan mengirim tenaga medis supaya memantau tiap desa penerima bantuan patuh terhadap protokol kesehatan tidak. Masyarakat juga harus mau divaksin kalau ada stok vaksin mencukupi.

“Meski dalam kondisi sulit, pemerintah masih peduli untuk membantu masyarakat lewat PKH. Sehingga masyarakat harus patuh terhadap protokol kesehatan tanpa kecuali,” ungkap Agus Taolin.

Lagi dia meminta PT Pos Indonesia yang akan membagi beras PKH agar sistem pembagiannya sesuai protokol kesehatan, tidak berkerumun dan apalagi masyarakat berebutan.
“Itu tidak boleh terjadi sebab nama masyarakat penerima sudah ada dalam sistem,” pesan dia.

Kesempatan itu Bupati Belu juga memotivasi masyarakat penerima bantuan supaya tetap berupaya agar suatu waktu bisa mandiri. Pemerintah akan mendukung warga Belu melalui berbagai program baik kesehatan, pendidikan, ekonomi dan pertanian maupun peternakan supaya warga bisa mandiri.

Bersamaan, Kepala Bulog Atambua, Naomi Uli saat diwawancarai awak media terkait bantuan sosial beras bagi masyarakat Belu mengatakan, pihaknya menyediakan 172 ton beras bagi KPM Program Keluarga Harapan dan KPM BST. Total penerima bantuan baik KPM PKH dan BST sebanyak 17732.

Dituturkan bahwa setiap KPM, masing-masing akan menerima beras sebanyak 10 kg. Untuk saat ini, Bulog hanya menyediakan beras saja tanpa ada bantuan lain dan hanya sekali disalurkan ke masyarakat.

Bulog Atambua jelas Uli, hanya sebatas menyediakan beras dan PT Pos Indonesia yang akan membagi ke masyarakat. Khusus hari ini usai launching akan dibagi ke masyarakat di 3 kecamatan yang langsung menerima yakni, kecamatan Lasiolat, Kota Atambua, dan kecamatan Atambua Selatan.