Leonardus Bau Adukan Kades Henes ke DPRD Belu

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Leonardus Bau adukan Kepala Desa Henes Maximus Mali ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Belu wilayah Timor Barat perbatasan RI-RDTL, Senin (31/5/2021).

Pantauan NTTOnlinenow.com, Leonardus Bau didampingi seorang warga tiba di gedung Dewan langsung diterima oleh Anggota DPRD Belu Beny Manek di ruangan lobi Dewan.

Kepada Anggota Dewan, Leonardus menuturkan kedatangan dirinya ke Kantor Dewan untuk menyampaikan persoalan Kades Henes yang telah memfitnah dan menuduh dirinya mengambil hasil lombok di orang lain.

Dia mengaku mengambil anakan pohon lombok milik Leonardus Luan di lahannya. Aksi dia didapati pemilik anakan lombok, dan masalah tersebut langsung diselesaikan mereka berdua saat itu juga.

“Saya secara terbuka katakan mengambil anakan pohon lombok karena bibit yang saya tanam satu pun tidak tumbuh,” ujar dia.

Namun, dirinya tidak terima baik surat kepala desa yang ditujukan ke dirinya telah menuduh dia mencuri lombok. Hal itu membuat dia bersama keluarga di kampung menjadi malu.

“Saya ini beban sekali. Didalam kampung mau bergaul dengan orang lain perasaan sekali, dan waktu itu istri dan anak saya mendapat tekanan yang luar biasa,” ujar dia.

Leonardus mengadukan ke Polisi dan DPRD Belu lantaran ia menilai tudingan Kades Maximus tidak mendasar dan tanpa bukti serta berlebihan.

“Karena dia memfitnah saya, menuduh saya memgambil hasil lombok di lahan orang lain maka saya tidak puas, saya ke Polsek membuat pengaduan karena tanpa ada bukti,” beber dia.

Leonardus juga menilai tindakan Kades sangat berlebih lantaran bersama anggota Linmas, TNI (Satgas Pamtas) mendatangi dirinya untuk dijemput paksa ke kantor Desa.

“Lalu datang lagi anggota lembaga adat untuk mau ambil paksa saya harus ke kantor, saya ini mencuri apa kok desak saya habis-habisan,” kata dia.

Leonardus berharap dengan pengaduannya ini pihak DPRD Belu dapat memfasilitasi penyelesaian persoalan ini. “Hari ini saya datang meminta bantuan ke DPR untuk bisa memfasilitasi klarifikasi persoalan ini,” pinta dia.

Ketua Komisi I DPRD Belu, Benedictus Manek mengatakan akan menjadwalkan untuk memanggil Kepala Desa bersama perangkatnya dan pihak terkait lainnya guna rapat dengar pendapat, sehingga masalah yang diadukan dapat diselesaikan secara bersama.