TNI Dirikan 4 Dapur Umum Layani Kebutuhan Makan Korban Banjir di Malaka

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Betun, NTTOnlinenow.com – Guna mengatasi kebutuhan makanan bagi korban banjir Malaka, puluhan personel TNI dan warga (relawan) diterjunkan ke lokasi bencana banjir di Kabupaten Malaka, NTT wilayah Timor Barat perbatasan RI-RDTL, Senin (5/4/2021).

Menurut Dandim 1605/Belu Letkol Inf Wiji Untoro, saat ini 4 posko dapur umum telah didirikan di lokasi bencana banjir yakni di Gereja Katholik Betun, Pasar Lama Betun, Koramil 1605-04/Betun dan Susteran Betun.

Lebih rinci dijelaskan, 4 posko dapur umum yang didirikan yakni Gereja Katholik Betun (Dapur Kompi D/744) kapasitas masak 300 bungkus, Pasar Lama Betun (Dapur Kodim Belu) kapasitas masak 300 bungkus, Koramil Betun (Dapur Kompi A/744) kapasitas 300 bungkus dan Susteran Betun (Dapur Pemda Malaka) kapasitas 600 bungkus.

“Untuk kebutuhan total pasokan makanan disediakan sebanyak 1.500 porsi yang akan dibagikan kepada warga korban banjir dan 4 posko dapur umum itu akan beroperasi selama 24 jam untuk memenuhi kebutuhan pasokan makanan bagi korban banjir,” kata Wiji.

Selain membangun dapur umum untuk warga korban banjir, personel gabungan prajurit TNI, Pemda Malaka dan Polres Malaka juga telah ditempatkan di sejumlah lokasi banjir untuk evakuasi warga korban banjir ke posko pengungsi yang berada di SMP Sabar Subur Malaka.

Lanjut dia, personel TNI dari satuan Kodim 1605/Belu dan Yonif RK 744/SYB dikerahkan untuk membantu warga korban terdampak banjir hingga situasi kembali kondusif.

Dituturkan, personel TNI yang dikerahkan sejak kemarin sebanyak 235 orang terdiri dari Kodim Belu 93 dan Yonif RK 744/SYB 142 prajurit untuk membantu penanganan bencana di Malaka.

“Langkah-langkah yang kita ambil dalam penanganan bencana banjir melakukan koordinasi dengan Pemerintah Daerah Malaka, koordinasi dengan dinas teknis BPBD Malaka terkait evakuasi dan pengungsian,” ucap Wiji.