Personel Brimob Atambua Evakuasi Warga Korban Banjir di Malaka

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Betun, NTTOnlinenow.com – Personel Brimob Kompi 3 Pelopor Batalyon A Atambua dikerahkan ke lokasi bencana banjir di Kabupaten Malaka wilayah Timor Barat perbatasan RI-RDTL, Senin (5/4/2021).

Puluhan personel Brimob yang diterjunkan pagi tadi ke tetangga Kabupaten Belu itu untuk membantu evakuasi warga masyarakat korban yang terdampak bencana banjir pasca diguyur hujan deras selama dua hari terakhir.

Aksi peduli kemanusiaan oleh personel Kompi 3 Pelopor Batalyon A yang bermarkas di Atambua, Kabupaten Belu dipimpin langsung oleh Danki Brimob, AKP Rudinus R. Silvester.

Personel Brimob Atambua yang berjumlah sebanyak 25 orang tiba di kota Malaka langsung mengarah ke salah satu titik bencana banjir di Fahiluka wilayah Bolan, Kecamatan Malaka Tengah.

Ketinggian air yang mencapai paha orang dewasa akibat curah hujan deras yang melanda wilayah Malaka merendam permukiman warga di Desa Fahiluka.

Meski ditengah hujan, para personel menjemput warga baik orang tua, dewasa maupun anak-anak di rumah. Digendong personel dari rumah melawan arus dibantu personel lain gunakan tali lalu dievakuasi gunakan kendaraan ke lokasi yang tidak terdampak banjir.

“Personel Brimob dikerahkan untuk evakuasi warga korban terdampak banjir di Desa Fahiluka,” ujar Danki Rudinus.

Lanjut dia, proses evakuasi dilakukan para personel dengan mengutamakan keselamatan diri dan warga korban bencana. “Kita evakuasi dari rumah dibawa ke lokasi aman yakni di susteran, SMP Sabar Subur dan SDK di Kota Malaka,” terang dia.

Lanjut Rudinus, aksi kemanusiaan ini sebagai bentuk hadirnya Negara di tengah masyarakat. Dimana sebagai bentuk tugas pokok Polri sebagai Pelindung, Pengayom dan Pelayan Masyarakat terlebih saat warga menghadapi persoalan yang timbul dari berbagai hal, seperti bencana alam salah satunya yakni banjir di Malaka.

Selain personel Brimob Atambua, terlibat dalam evakuasi tersebut personel Polres Malaka serta TNI AD dari satuan Kodim Belu dan Yonif RK 744/SYB bersama warga setempat.