Polres Belu Gelar Rakor Lintas Sektoral Pra Operasi Semana Santa

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Polres Belu menggelar rapat koordinasi lintas sektoral pra operasi Semana Santa jelang pelaksanaan operasi Semana Ranakah 2021.

Rakor dalam rangka kesiapan pengamanan perayaan Paskah berlangsung di Aula Wira Satya Mapolres Belu wilayah Timor Barat perbatasan RI-RDTL, Selasa (23/3).

Kapolres Belu, AKBP Khairul Saleh saat membuka kegiatan mengatakan, tujuan rapat digelar untuk menyamakan persepsi dalam menjamin keamanan, keselamatan dan kesehatan dalam perayaan Paskah tahun ini.

“Ini rapat sebagai langkah menyatukan persepsi bagaimana cara serta langkah-langkah yang perlu di ambil dan dilaksanakan pada saat mulai operasi, mengingat operasi tahun ini kita tidak saja mengedepankan keselamatan, tapi juga kesehatan dengan adanya Covid-19,” ujar Khairul.

Diharapkan dalam kegiatan Rakor ini, saran masukan dari seluruh undangan yang hadir, sangat diperlukan supaya hal-hal yang kurang, dapat diperbaiki dan ditambahkan demi terselenggaranya ops Semana Santa yang lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.

Terkait bakal diterapkannya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala Mikro di wilayah propinsi NTT diminta semua stakeholder dapat bersinergi dan berkolaborasi secara baik.

“Sehingga tujuan daripada PPKM khususnya di wilayah Belu, dapat berjalan dengan baik dan optimal,” ucap dia.

Jelas Khairul, sesuai instruksi Mendagri dan surat telegram bapak Kapolda NTT bahwasanya NTT akan memberlakukan PPKM, terhitung 23 Maret hingga 5 April mendatang.

Rapat lintas sektoral tersebut dihadiri Wakapolres, Kompol Fajar Virgantara Syarifuddin, Kasdim 1605/Belu, para Kabag, Kasat dan Kapolsek jajaran Polres Belu, para tokoh Agama serta pejabat Dinas Pemkab dan instansi Vertikal Kabupaten Belu.

Operasi Semana Santa Ranakah sendiri segera akan dilaksanakan selama 15 hari, mulai tanggal 25 Maret s/d 8 April 2021. Kegiatan mengedepankan satgas preemtif, preventif, kamseltibcar lantas, penegakkan hukum dan bantuan operasi dengan tujuan untuk menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat Belu dalam merayakan Paskah, dengan aman dan jauh dari penularan Covid-19.

Rencana pengamanan kekuatan Polres Belu akan mengerahkan 41 personil yang akan dibagikan ke seluruh wilayah tingkat Desa, Kecamatan yang terdapat gereja. Nantinya dibangun dua pos utama di gereja Katedral dan Polycarpus Atambua.

“Kita sinergis dengan Kodim, Pemkab pemuda gereja dan masjid amankan perayaan Paskah dan keseluruhan personil sekitar 200 gabungan TNI, Polri dan instansi terkait Pemkab,” terang Khairul.

Tambah dia, warga umat yang merayakan Paskah diharapkan memperhatikan serta menanaati protokol kesehatan dan jika ada umat yang mengalami kendala dengan kesehatan dianjurkan tidak mengikuti prosesi perayaan dan berdiam dirumah.