Tenaga Pelayanan Publik Prioritas Penerima Vaksin

Bagikan Artikel ini

Kupang, NTTOnlinenow.com – Setelah tenaga kesehatan, pemerintah Kota (Pemkot) Kupang selanjutnya akan memprioritaskan vaksinisasi covid-19 bagi para staf atau tenaga pelayanan publik, termasuk Wartawan. Proses vaksinisasi bakal dilakukan secara bertahap dan tetap bertumpuh pada Nomor Induk Keluarga (NIK).

Wakil Walikota Kupang, Hermanus Man, mengatakan, vaksinisasi tahap selanjutnya diprioritaskan kepada para tenaga pelayanan publik, seperti dunia usaha, BUMN-BUMD, Camat, TNI/Polri, pegawai Bank, Dukcapil’ BPJS, Pajak, Hotel, Restourant, Pasar dan para Sopir atau Ojek, termasuk para Wartawan.

“Mereka akan menjadi prioritas, karena mereka melayani dan bertemu dengan banyak orang atau masyarakat luas,” katanya.

Wawali Herman mengatakan, pemerintah Kota segera mememanggil instansi ataupun asosiasi yang mempunyai tenaga pelayanan publik untuk melakukan rapat persiapan, sekaligus mensosialisasikan sasaran penerima vaksin ini.

Dalam dua mingu kedepan, kata Wawali, sudah mulai dilakukan proses pendataan penerima vaksin tersebut. Data itu diharapkan paling lambat telah rampung akhir Februari 2021 ini.

Setelah mendapatkan data-data penerima itu, lanjut Wawali, selanjutnya akan dicross cek di dukcapil dan BPJS. Di Dukcapil untuk mencocokan NIKnya, sementara di BPJS berkaitan dengan para Lansia.

Kata Wawali, setelah mengetahui jumlah sasaran penerima ini, langkah selanjutnya akan dilakukan pemetaan per wilayah pelayanan puskesmas di Kota Kupang.

“Nanti akan dilakukan kerja sama dengan pihak rumah sakit juga, tempat usaha atau instansi yang berdekatan dengan pusat atau tempat pelayanan kesehatan itu agar tidak pakai antri, dengan begitu bisa menghindari kerumunan,” katanya.

Wawali mengaku, para petugas kesehatan ini, melayani proses vaksinisasi tidak berpatokan pada jam kerja, yaitu pukul 14.00 Wita, melainkan tetap melayani sesuai situasi dan kondisi. Pada titik ini, penting akomodasi mereka diperhatikan. (NTT-YM)