Polres Belu Sulap Lahan Tidur Jadi Produktif Dukung Ketahanan Pangan

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Kepolisian Resor (Polres) Belu melalui satuan fungsi Samapta, meluncurkan program ketahanan pangan di kawasan dusun Beilaka, Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu wilayah Timor Barat perbatasan RI-RDTL, Rabu (24/2/2021).

Lahan seluas 4500 meter persegi, sebelumnya lahan tidur disulap jadi lahan produktif yang ditanami benih jagung.  Aksi tersebut sebagai salah satu wujud mendukung program pemerintah dalam mengantisipasi krisis pangan yang menghantui warga di tengah pandemi Covid-19.

Dalam kegiatan itu, Kapolres Belu, AKBP Khairul Saleh bersama Kepala dinas Pertanian Belu, Pejabat Utama Polres Belu serta masyarakat dusun Bereilaka, Desa Silawan menanam jagung secara simbolis diatas lahan tersebut.

 

Kapolres Khairul mengatakan, gerakan ini merupakan wujud dari kampung tangguh Nusantara yang saat ini telah digalakkan pihaknya, sebagai implementasi progam 100 hari kerja Kapolri yang bertujuan membantu perekonomian warga dalam menghadapi dampak pandemi Covid-19.

“Ini program inovatif dari Kapolri dalam 100 hari kerjanya dan hari ini Kami Polres Belu telah menindaklanjutinya, salah satunya ini program ketahanan pangan di dusun Beilaka sebagai upaya membantu perekonomian warga di bidang pertanian,” ujar dia.

Dikatakan, dengan pemanfaaatan lahan tidur menjadi produktif ini, kiranya kebersamaan serta hubungan kerja yang harmonis selama ini dapat terus dipelihara dan ditingkatkan dimasa mendatang.

“Saya pesan ke anggota agar terus berkolaborasi aktif dengan kelompok tani sehingga hasilnya betul-betul dirasakan manfaatnya dalam mendukung ketahanan pangan,” ingat Khairul.