Dijadikan TSK Usai Bongkar Kasus Pungli, Siswa SMAN Maubesi Dibela Delapan Pengacara

Bagikan Artikel ini

Laporan Judith Lorenzo Taolin
Kefamenanu, NTTOnlinenow.com – Delapan pengacara di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) siap membela Sebastianus Naitili, siswa kelas XI SMA Negeri Maubesi yang ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polres TTU setelah membongkar kebusukan oknum guru berinisial WUN yang diduga melakukan pungli uang beasiswa PIP milik adik kandungnya, Adelberta Naitili, murid SD Negeri Bestobe.

Aksi Pungutan LiaPertanyakan Dugaan Pungli Beasiswa PIP Adiknya di Medsos, Siswa SMA Dijadikan Tersangkar (Pungli) yang diduga sudah berlangsung bertahun – tahun oleh oknum guru itu dibeberkan di medsos dengan tujuan meminta penjelasan netizen, apakah hal itu dapat dibenarkan menurut hukum.

Berita awal : Pertanyakan Dugaan Pungli Beasiswa PIP Adiknya di Medsos, Siswa SMA Dijadikan Tersangka

Merasa terganggu, oknum guru berinisial WUN langsung melaporkan perbuatan Sebastian ke polisi hingga berujung penetapan sebagai tersangka, dengan tuduhan pencemaran nama baik, sebagaimana diatur dalam UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Baca juga : Dugaan Pungli Beasiswa PIP SDN Bestobe, Uang Diserahkan di Samping BRI Setelah Pencairan

Delapan pengacara dimaksud, Robertus Salu, S.H, M.H; Egiardus Bana, S.H, M.H; Paulo Chrisanto S.H; Adrianus Magnus Kobesi SH; Dyonosisus Opat, SH; Nikolaus Uskono SH; Benyamin Usfinit SH; dan Victor Manbait SH, Direktur Lakmas NTT.

“Kami semua menyatakan siap membela Sebastianus Naitili tanpa dibayar,” kata Paulo Chrisanto SH, saat dikonfirmasi via ponselnya, Rabu (24/02/2021).

Ia menjelaskan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kepolisian setempat.

“Rencana pemeriksaan yang harusnya berlangsung Senin (22/02/2021) ditunda ke Kamis besok (05/02/ 2021)”, jelas Paulo.

Pihaknya sangat yakin kasus pencemaran nama baik itu akan diselesaikan menurut cara restorasi justice.

“Kita lihat perkembangan pemeriksaannya besok. Kami yakin kasus ini akan diselesaikan baik – baik”, kata Paulo menutup percakapan.