Puskesmas Oesapa Terus Berupaya Antispasi Penyebaran DBD

Bagikan Artikel ini

Kupang, NTTOnlinenow.com – Walaupun tren kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Puskesmas Oesapa menurun, namun upaya antisipasi penyebaran DBD terus dilakukan.

“Menurut data kasus DBD pada tahun 2020 tren naik yakni 144 kasus dan di tahun 2021 hingga bulan Februari ini terdapat 22 kasus. Walupun  trennya menurun tapi bagi kami tetap melakukan upaya pencegahan agar tidak naik seperti tahun kemarin,” kata Kepala Puskemas Oesapa, Drg. Shinta Ndaumanu saat dikonfirmasi soal langka pencegahan DBD di musim penghujan saat ini, Senin (22/2/2021)

Dikatakannya, upaya pencegan yang dilakukan diantaranya dilakukan abatenisasi masal, penyuluhan Pembratasan Sarang Nyamuk (PSN) di semua Kelurahan Oesapa, dan penyuluhan soal 3 M bagi kelompok serta penyuluhan keliling tentang bahaya DBD.

“Untuk abatenisasi masal telah dilakukan awal tahun musim penghujan tahun kemarin,” ujarnya.

Dijelaskannya, DBD adalah penyakit musiman yang sangat berbahaya apa lagi bagi anak-anak yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti. Karena itu, dimusim penghujan saat ini warga terus diingatkan perlu adanya upaya pencegahan DBD dengan melakukan PSN melalui gerakan 3 M.(*)