Pertanyakan Dugaan Pungli Beasiswa PIP Adiknya di Medsos, Siswa SMA Dijadikan Tersangka

Bagikan Artikel ini

Laporan Judith Lorenzo Taolin
Kefamenanu, NTTOnlinenow.com – Siswa kelas XI SMA Negeri Maubesi, Sebastianus Naitili (19) ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polres Timor Tengah Utara (TTU) 17 Februari 2021, usai membeberkan ulah oknum guru yang diduga melakukan Pungutan Liar (Pungli) Beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) siswa miskin, adiknya Adelberta Naitili yang bersekolah di SD Negeri Bestobe, Kabupaten TTU, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Aksi pungli Beasiswa PIP di SD Negeri Bestobe, diduga dilakukan seorang guru Pegawai Tidak Tetap (PTT) berinisial WUN. Sesuai informasi yang diterima NTTOnlinenow.com, pungli ini sudah sering terjadi dan setiap siswa dipungli Rp 25 ribu.

Kasus yang diungkapkan Direktur Lakmas NTT, Victor Manbait, S.H, melalui siaran pers yang diterima wartawan, Senin (22/02/2021) bahwa dugaan aksi pungli itu diposting Sebastian di media sosial yakni Facebook. Merasa namanya tercemar, oknum guru WUN langsung melaporkan pemosting di Polres TTU. Kasusnya berlanjut proses hukum hingga siswa itu dijadikan tersangka.

“Siswa tersebut, menyoali dugaan aksi pungli di medsos dengan membeberkan kelakuan oknum gurunya yang diduga sering pungli dana beasiswa PIP siswa miskin SD Negeri Bestobe. Adiknya ikut jadi korban pungli. Justru siswa SMA ini dipolisikan dan sudah jadi tersangka,’ beber Viktor Manbait, S.H, salah satu pegiat anti korupsi.

“Dan hari ini, Senin (22/2/2021), Sebastianus Naitili memenuhi panggilan polisi untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka”, tambah Viktor.

Sementara oknum guru, WUN membantah keras adanya dugaan pungli oleh dirinya.

“Saya tidak pernah melakukan pungli, itu informasi yang tidak benar” bantah WUN berkali-kali saat dikonfirmasi per telepon, Senin siang.

Ia mengatakan, telah menjadi korban pencemaran nama baik karena postingan siswa SMA tersebut, tanpa melalui klarifikasi dengan dirinya terlebih dahulu.

“Dalam kasus ini, sayalah yang dirugikan sehingga saya itu melapor ke polisi”, kata oknum guru WUN.

Sang guru mengaku, meski sudah pernah memanggil sang siswa bersama orang tuanya guna mengklarifikasi namun dirinya tetap menempuh jalur hukum.

Keterangan Foto : Sebastianus Naitili, siswa Kelas XI SMA Negeri Maubesi.