Manggarai Makin Ganas! Satu Pegawai Badan Keuangan Daerah Manggarai Maninggal Dunia Akbibat Covid

Bagikan Artikel ini

Laporan Alvaro S. Marthin
Ruteng, NTTOnlinenow.com-Covid 19 kembali merenggut korban jiwa di kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, Kamis (28/1/2021) sekitar pukul 02.10 Wita (dini hari).

Pasien berinisial PP (55), berjenis kelamin Laki-laki, beralamat Woang, kelurahan Pitak, kecamatan Langke Rembong. PP sendiri adalah salah satu pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang masih aktif bertugas di kantor Badan Keuangan Daerah Kabupaten Manggarai.

Demikian Juru Bicara Satgas C19 Manggarai, Lodovikus Demung Moa, kepada wartawan dalam pesan singkat Whats App-nya, Kamis (28/1/2021).

Pasalnya, PP masuk RSUD dr Ben Mboi Ruteng, pada Kamis, 28 Januari 2021, sekitar pukul 02.10 Wita (dini hari), dengan keluhan Pilek dan Nyeri tenggorokan. Namun belum sempat dirawat, Almarhum PP ternyata meninggal dunia pada jam yang sama.

Setelah PP dinyatakan meninggal dunia, Tim Kesehatan Satgas C19 RSUD dr Ben Mboi Ruteng selanjutnya melakukan pengambilan SWAB untuk pemeriksaan PCR/TCM. Hasilnya, PP terkonfirmasi Positif C19.

Sebelum meninggal dunia, PP sempat menjalani perawatan di kediamannya dengan keluhan Pilek selama 4 hari yang disertai dengan nyeri tenggorokan.

Diceritakan pula, sebelumnya, seluruh pegawai pada kantor Badan Keuangan Manggarai sempat dilakukan Rapid Antigen. Namun dari sekian pegawai, PP sendiri tidak bersedia dirapid saat itu.

Hasilnya, sejumlah 13 (Tiga Belas) Orang pegawai pada kantor Badan Keuangan Manggarai saat itu dinyatakan positif C19 berdasarkan Rapid Antigen.

“Menurut keluarga, Almarhum Tn. PP, selama berada di rumah sempat mengalami gejala Pilek selama 4 hari, Nyeri tenggorokan. Almarhum Tn. PP tidak bersedia di Rapid Antigen, saat jadwal Rapid Antigen bagi semua Pagawai di Badan keuangan ( Pegawai Badan Keuangan yang Positif C19 hasil Rapid antigen sebanyak 13 orang).

Tim Kesehatan, Satgas C19 Rs dr Ben Mboi, selanjutnya melakukan pengambilan SWAB untuk pemeriksaan PCR/TCM.

Hasil pemeriksaan PCR/TCM, Almarhum Tn. PP terkonfirmasi Positif C19,” terang Lodovikus Demung Moa, Jubir Satgas C19 Manggarai itu.

Almarhamum PP, kini dimakamkan di pemakaman keluarga dengan tetap mengikuti Prokes C19.

Moa juga menyebutkan, hingga Kamis, 28 Januari 2021, total 1.008 orang masyarakat Manggarai yang terkonfirmasi positif C19. Diantaranya, sejumlah 888 orang pasien C19 berdasarkan Rapid Antigen, 120 orang berdasarkan hasil PCR Positif, sejumlah 7 orang lainnya meninggal dunia.

Dengan makin meningkatnya laju penyebaran dan angka kematian akhibat C19 di daerah itu, maka Satgas C19 Manggarai meminta dukungan dan kerjasama seluruh masyarakat untuk bersama-sama berupaya memutuskan mata rantai penyebarannya dengan mematuhi seluruh protokol kesehatan, seperti rajin mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak/menghindari kerumunan.

Dia juga menyerukan agar hentikan segala cara dan bentuk penyebaran berita bohong atau hoax terkait C19 di Manggarai, baik langsung maupun melalui media sosial, dan meminta aparat penegak hukum untuk memproses hukum semua oknum-oknum tertentu yang secara terus menerus dan dengan sengaja menyebarkan berita bohong terkait situasi dan kondisi perkembangan C19 di Manggarai.

Moa juga menegaskan, Pihaknya akan terus menyampaikan informasi terkait jumlah angka kesakitan dan angka kematian warga masyarakat Manggarai akhibat C19, secara periodik dan resmi, melalui halaman FB, WA, INSTA dan Media (Media Elektronik dan Media Massa) secara akurat dan dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah dan Hukum.