Perintah BKN, Bupati TTU Segera Proses Usulan Penerbitan NIP Lurdes Maria Squeira

Bagikan Artikel ini

Laporan Judith Lorenzo Taolin
Kefamenanu, NTTOnlinenow.com – Kepala Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional X, Drs. Paulus Dwi Laksono HMA memerintahkan Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Raymundus Sau Fernandes, S.Pt, segera memproses usulan penerbitan Nomor Induk Pegawai (NIP) Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) atas nama Lurdes Maria Benedita Sequire.

Perintah ini disampaikan lewat surat resmi bernomor: 330/KR.X.K/XII/2020 tertanggal 29 Desember 2020. Tembusan surat ini diterima oleh Lurdes Maria Benedita Sequira per pos hari Senin 25 Januari 2021.

Perintah ini disampaikan menyusul tindakan Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes, S.Pt, selama tujuh tahun tanpa alasan hukum yang cukup telah ‘menyandera’ SK pengangkatan CPNSD K-2 Formasi Tahun 2014 atas
nama Lurdes Maria Benedita Sequiera (35).

Baca juga : Tujuh Tahun CPNSD Belum Terima NIP Diduga Bupati TTU Belum Memproses Nota Persetujuan ke BKN 

“Apalagi setelah diselidiki secara seksama, berkas usulan penerbitan NIP untuk saudara Lurdes Maria Benedita Sequira, sampai hari ini, belum pernah dikirimkan Pemda TTU ke Kantor BKN RI Regional X di Denpasar,” tulis Kepala BKN Regional X, Drs. Paulus Dwi Laksono HMA dalam suratnya.

Terkait kasus ini, Direktur Lakmas NTT, Viktor Manbait, S.H, mendampingi Lurdes Maria Benedita Sequiera mendatangi Kantor Bupati TTU, Senin (25/1/2021).

Keduanya menyampaikan surat tersebut kepada Plh Sekda Kabupaten TTU, Frans Fai.

“Pak Sekda berjanji akan segera menggelar rapat membahas surat dari BKN tersebut,” jelas Manbait via aplikasi WhatsApp, Senin (25/1/2021) malam.

Sebelumnya diberitakan, Lurdes Maria Benedita Sequiera (35), lulus seleksi CPNSD K-2 Formasi Tahun 2014. Namun hingga sekarang atau sudah tujuh tahun, ia belum mengantongi Nomor Induk Pegawai (NIP) dan belum bisa menerima gaji dan tunjangan sebagai hak seorang Aparatur Sipil Negara (ASN).

Diduga, Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Raymundus Sau Fernandes belum memproses berkas pengangkatannya CPNSD K-2 Tahun 2014 ke pihak Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

“Karena itu saya melaporkan dan mengadu secara tertulis kepada pihak BKN,Komisi ASN dan Ombudsman RI di Jakarta,” demikian siaran pers yang disampaikan Maria kepada para wartawan di Kefamenanu, Selasa (24/11/2020).

Keterangan Foto : Lurdes Maria Benedita Sequira didampingi Direktur Lakmas NTT, Viktor Manbait, S.H bertemu dengan Plh Sekda TTU, Frans Fai.