Puluhan NaKes dan Non NaKes di RSUD dr. Ben Mboi Ruteng Positif Rapid Antigen

Bagikan Artikel ini

Laporan Alvaro S. Marthin
Ruteng, NTTOnlinenow.com – Satgas C19 Kabupaten Manggarai, terus berupaya keras menggiatkan pencarian dan penelusuran kontak kasus C19 guna memutus mata rantai penularan C19 di daerah itu.

Salah satu sasarannya adalah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Ben Mboi Ruteng, sebagai salah satu garda terdepan dalam menghadapi situasi dan kondisi pandemi C19.

Hal itu dilakukan semata-mata untuk memastikan setiap pelayanan yang akan diberikan kepada masyarakat oleh setiap tenaga kesehatan benar-benar aman dari penularan C19, dengan terus mengaktifkan secara terjadwal dan periodik Testing Rapid Antigen terhadap semua Tenaga Kesehatan (Nakes) dan Non Tenaga Kesehatan (Nonkes) yang bekerja di Lingkungan RSUD dr. Ben Mboi Ruteng, ujar Juru Bicara Satgas C19 Manggarai, Lodovikus D. Moa dalam pesan WhatsApp-nya, Selasa (19/1/2021).

Dari hasil pemeriksaan Rapid Test Antigen terhadap semua Nakes dan Nonkes di RSUD dr. Ben Mboi Ruteng, terdapat 4 (Empat) Orang Dokter yang dinyatakan Positif C19, yaitu 2 (Dua) Orang Dokter Spesialis dan 2 Orang Dokter Umum. Selain itu, Perawat 6 (Enam) orang, Bidan 2 orang, Nutrition 1 (satu) orang, Teknik Sarpras RS 1 orang, Farmasi 3 (Tiga) orang, Juru Masak 9 (Sembilan) orang, Security 1 orang, Pramuhusada 1 orang.

Dengan mempertimbangkan banyaknya tenaga kesehatan yang positif C19 berdasarkan hasil Test Rapid Antigen, maka Satgas C19 Manggarai meminta pengertian baik dari seluruh masyarakat bahwa pelayanan kesehatan di RS dr. Ben Mboi Ruteng untuk saat ini sedikit terganggu.

Manajemen RS dr. Ben Mboi, mengambil langkah antisipatif dengan menutup sementara Pelayanan Kelas I, dan Tenaga Kesehatan yang bebas dari C19 diperbantukan dibeberapa ruangan perawatan yang masih aktif memberikan pelayanan medis.

Manajemen RS.dr Ben Mboi Ruteng telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk meminta bantuan Tenaga Dokter dan Perawat dari Puskesmas.

Untuk diketahui, semua ruangan perawatan telah dilakukan disinfektan, sementara 32 Tenaga Kesehatan dan Non Kesehatan yang dinyatakan positif rapid antigen diminta menjalankan Isolasi/karantina secara mandiri di rumah.

Kepada seluruh masyarakat yang pernah berkontak erat dengan Mereka (Nakes dan Nonkes) yang terkonfirmasi positif C19, diminta kesadarannya untuk segera menghubungi atau melaporkan diri kepada petugas Satgas C19 agar dilakukan pemeriksaan lanjutan dengan Rapid Antigen dan Swab Test PCR.

Satgas C19 Manggarai juga mengingatkan agar masyarakat tetap waspadah dan patuhi protokol kesehatan, seperti mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak.