Kematian Karena Covid 19 di Manggarai Terus Meningkat

Bagikan Artikel ini

Laporan Alvaro S. Marthin
Ruteng, NTTOnlinenow.com – Kasus kematian yang disebabkan oleh Corona Virus Diases (Covid 19) atau (C19) di kabupaten Manggarai, NTT terus meningkat.

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) C19 Kabupaten Manggarai, Lodovikus Demung Moa, Minggu, 17 Januari 2021, kembali merilis salah seorang pasien C19 meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Ben Mboi Ruteng, pada Sabtu, 16 Januari 2021 setelah sempat mendapatkan perawatan medis.

Pasien tersebut berinisial, GA (76), berjenis kelamin laki-laki, beralamat Wae Mbeleng, desa Benteng Kuwu, kecamatan Ruteng.

GA sendiri merupakan pasien rujukan dari RS St. Rafael Cancar, pada Sabtu, 16 Januari 2021 (pagi) dengan keluhan sesak Napas. Ia dinyatakan positif C19 berdasarkan hasil Rapid Test, Rapid Antigen dan pemeriksaan TCM di RS. dr. Ben Mboi Ruteng.

Berdasarkan hasil penelusuran kasus, diketahui salah satu keluarga (Cucu) Almarhum, merupakan pelaku perjalanan dari Surabaya, Jawa Timur, pada, 12 Desember 2020 lalu.

Oleh pihak terkait bersama keluarganya, Jenazah Almarhum langsung dikebumikan di Kampung halamanya di Wae Mbeleng, Desa Benteng Kuwu, Kecamatan Ruteng dengan mengikuti Protokol C19.

Hingga kini total 4 (Empat) pasien positif C19 di daerah itu yang meninggal dunia akhibat C19.


Sebelumnya, Tiga dari Empat pasien positif C19 yang meninggal dunia di RSUD dr. Ben Mboi Ruteng, diantaranya; pertama, RJ (57), berjenis kelamin Laki-laki, beralamat Cireng, desa Poco Likang, kecamatan Ruteng. Meninggal dunia pada, Kamis, 20 Agustus 2020. RJ merupakan pasien rujukan dari RS St. Rafael Cancar, pada Rabu, 19 Agustus 2020.

Kedua, DE (77), berjenis kelamin Laki-laki, beralamat kelurahan Pau, kecamatan Langke Rembong, meninggal dunia pada Selasa, 12 Januari 2021.

Ketiga, DGB (46) berjenis kelamin laki-laki, beralamat Jl. Mawar, Tebing Tinggi, Kelurahan Pau, Kecamatan Langke Rembong. Meninggal dunia pada Jumat, 15 Januari 2021.

Kepada keluarga dan masyarakat yang pernah berkontak erat, baik dengan dengan Almarhum GA, ataupun semua Pasien lainnya yang terkonfirmasi C19, diminta kesadarannya untuk segera 1×24 jam melaporkan diri kepada petugas Satgas C19 Manggarai untuk dilakukan pemeriksaan Rapid Antigen dan Test PCR, ujar Moa.

Moa juga menegaskan, dengan mempertimbangkan trend peningkatan jumlah kasus C19 yang signifikan di Kabupaten Manggarai, maka, Satgas C19 bekerja cepat, dan terus melakukan giat pengendalian, pencegahan, penegakan hukum dan disiplin Prokes kepada warga masyarakat, serta secara periodik melakukan sosialisasi dan pendidikan kesehatan kepada seluruh masyarakat, melakukan penelusuran kontak kasus, penapisan, Pemeriksaan Rapid Test, Rapid Antigen, pemeriksaan PCR bagi warga yang pernah melakukan kontak erat dengan Pasien yang terkonfirmasi Positif C19.

Masyarakat juga diimbau untuk terus berperan aktif dan mematuhi seluruh Prokes, yaitu wajib memakai masker, mencuci tangan, menggunakan hand sanitizer, menjaga jarak, menghindari kerumunan, menghindari kegiatan yang melibatkan banyak orang berkumpul, seperti pesta dan acara adat yang berpotensi menularkan C19.

Dan kepada para Pelaku Perjalanan diminta untuk wajib melaporkan diri dan isolasi mandiri, wajib Rapid Test dan SWAB Test, tutup Juru Biacara Satgas C19, Lodovikus Demung Moa.