Kasus C19 di Kabupaten Manggarai Meningkat Tajam

Bagikan Artikel ini

Laporan Alvaro S.Marthin
Ruteng, NTTOnlinenow.com – Penyebaran virus korona di kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur saat ini meningkat tajam.  Hingga pekan kedua pasca Natal dan Tahun Baru 2021, sedikitnya 73 (Tujuh Puluh Tiga) orang dinyatakatan terkonfirmasi positif covid 19 di kabupaten Manggarai.

Ketujuh puluh tiga orang tersebut disinyalir pernah berkontak erat dengan sejumlah pasien positif C19 yang saat ini masih diisolasi dan dirawat, ujar Juru Bicara Satgas C19 Manggarai, Lovikus D. Moa, dalam pres releasesnya yang diterima media ini, via Whats App, Minggu, 10 Januari 2021.

“Satgas C19 Kabupaten Manggarai, Minggu kedua diawal Januari 2021, secara marathon selama 3 (Tiga) hari berturut-turut, terhitung mulai hari Rabu s.d Jumat, tanggal 6 s.d tanggal 7 Januari Tahun 2021, secara terjadwal dan periodik terus melakukan giat penelusuran kontak kasus dan melaksanakan pemeriksaan Rapid Antigen terhadap 73 ( Tujuh Puluh Tiga) orang Warga masyarakat Manggarai yang disinyalir pernah melakukan Kontak Erat dengan Pasien yang sudah terkonfirmasi C19, dengan hasil pemeriksaan Rapid antigen dari ketujuh puluh tiga orang warga Manggarai tersebut dinyatakan Terkonfirmasi Positif C19,” tulis Juru Bicara Satgas C19 Manggarai, Lodovikus D. Moa dalam pesan singkat Whats App-nya.


Lanjutnya, hingga Jum’at, 8 Januari 2021, secara signifikan dilaporkan adanya peningkatan jumlah kasus dari warga masyarakat yang terpapar C19.

Dengan demikian total Pasien C19 yang telah dan sedang mendapatkan perawatan medis berjumlah 170 (Seratus Tujuh Puluh) orang, diantaranya, sejumlah 98 (Sembilan Puluh Delapan) Orang Pasien C19 sedang mendapatkan pelayanan kesehatan (Perawatan dan Pengobatan) serta diisolasi di Wisma Atlit Stadion Golodukal Ruteng, sejumlah 71 (Tujuh Puluh Satu) Orang Pasien C19 dinyatakan sembuh, dan sejumlah 1 (Satu) orang pasien C19 meninggal dunia.

Dengan mempertimbangkan trend peningkatan jumlah kasus C19 yang cukup signifikan di Kabupaten Manggarai, maka Tim Satgas C19 Manggarai telah bergerak cepat, dan terus menerus melakukan giat pengendalian dan pencegahan, antara lain secara periodik melakukan sosialisasi dan pendidikan kesehatan kepada masyarakat, melakukan penelusuran kontak kasus, penapisan, melakukan Pemeriksaan Rapid Test, Rapid Antigen, pengambilan Sampel SWAB untuk pemeriksaan PCR, lanjut Moa.

Moa juga menegaskan, peran serta aktif seluruh masyarakat Manggarai sangat diharapkan dalam rangka memutuskan mata rantai penyebaran virus berbahaya ini, dengan mematuhi seluruh Protokol Kesehatan (Prokes), yaitu wajib memakai Masker, rajin mencuci tangan pakai sabun dan menggunakan hand sanitizer, menjaga Jarak, menghindari kerumunan, dan setiap Pelaku Perjalanan wajib lapor diri, serta melakukan Isolasi secara mandiri, Wajib Rapid Test dan SWAB Test.