Koramil 1612-07 Satar Mese Sambangi Korban Kebakaran di Koak

Bagikan Artikel ini

Laporan Alvaro S.Marthin
Ruteng, NTTOnlinenow.com – Pasca musibah kebakaran rumah yang menewaskan, Lusia Banut (78), wanita Lanjut Usia (Lansia), di Kampung Pangga, desa Ulu Koak, kecamatan Satar Mese, kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, Kamis, 31 Desember 2020 lalu atau tepatnya malam pergantian tahun baru, Koramil 1612-07 Satar Mese, yang dipimpin oleh Pjs Danramil Pelda Abrao De Araujo bersama 7 orang anggota menyambangi Tempat Kejadian Perkara (TKP), pada Minggu, 3 Januari 2021 untuk memberikan bantuan Sembako berupa beras, supermi, minyak goreng, sabun, pasta gigi, sikat gigi dan pakain layak pakai kepada keluarga korban.

Kepada keluarga korban, Pjs Danramil Pelda Abrao De Araujo menyampaikan turut berduka yang mendalam atas musibah tersebut dan meminta keluarga korban yang selamat agar percayakan sepenuhnya terhadap proses hukum aparat berwajib dalam hal ini Pihak Kepolisian.

Diketahui, korban Lusia Banut merupakan ibu kandung pemilik rumah, Blasius Sandar, warga Kampung Pangga, Desa Ulu Koak, Kecamatan Satar Mese. Kebakaran terjadi pada, Kamis 31 Desember 2020, sekitar Pukul 22.00 Wita jelang malam pergantian tahun baru.

Akibat kebakaran itu, selain menewaskan Korban, api juga menghanguskan 2 (Dua) unit sepeda motor yang tengah terpakir didalam rumah.

Diceritakan, saat kejadian berlangsung, korban Lusia Banut sedang berada sendirian didalam rumah, sedangkan pemilik rumah bersama keluarganya yang lain tengah mengikuti malam pergantian tahun baru di rumah keluarga, Paulus Pota yang berjarak kurang lebih 2 kilo meter dari TKP.

Pemilik rumah baru mendapatkan informasi kebakaran itu dari warga lainnnya pada, Jum’at, 1 Januari 2021, sekitar pukul 01.30 Wita (jelang dini hari). Namun api sudah berhasil menghanguskan rumah bersama korban. Api begitu cepat melahap rumah tersebut beserta seluruh isinya.


Pasalnya, warga sekitar TKP yang sempat meyaksikan langsung saat kejadian kebakaran itu sempat melakukan pemadaman api menggunakan air, namun karena keterbatasan peralatan sementara kobaran api begitu cepat membesar, sehingga upaya warga terbilang sia-sia.

Sementara, Korban sendiri ditemukan dalam kondisi hangus terbakar disalah satu kamar tidur rumah tersebut. Oleh warga, Jasad korban kemudian dievakuasi ke kediaman Yakobus Mandot yang juga salah satu anak kandungnya untuk disemayamkan.

Hingga kini, penyebab kebakaran sendiri belum dapat diketahui. Namun pihak korban menerima kejadian itu sebagai musibah bencana murni. Selain itu kerugian material juga belum dapat ditaksir.

Beberapa saat setelah kejadian itu, sejumlah aparat Kepolisian langsung mendatangi TKP dan melakukan police line dan mengolah TKP. Hingga kini, kasus tersebut sudah ditangani aparat kepolisian.