Dua Dusun di Ainiba Terendam Imbas Pintu Air Bendungan Rotiklot Dibuka

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Kurang lebih 50 unit rumah warga di Ainiba, Desa Fatuketi, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu terendam air akibat dibukanya pintu air bendungan Rotiklot.

Hal itu disampaikan Bene Halle yang juga Anggota DPRD Belu asal dapil II wilayah Ainiba kepada media saat memantau pemukiman warga, Minggu (3/1/2021).

Menurut dia, kejadian air meluap hingga merendam pemukiman warga di dua dusun Desa Fatuketi terjadi kemarin sore Sabtu 2 Januari sekitar pukul 16.00 Wita.

“Kejadian sekitar jam 6 sore. Saya sementara di lokasi, itu ada sekitar 50-an Kepala Keluarga di dusun Kalitin dan Obokin yang rumahnya tergenang air,” terang Halle.

Dituturkan, lokasi dua dusun paling parah terendam air. Beruntung saja, air meluap tidak melewati jembatan atau jalan raya.

Jelas Halle, soal kerugian material warga belum bisa diketahui, karena petugas bencana dan desa sementara melakukan pendataan. “Tapi memang ada ternak warga yang terhanyut semua karena pagi ini tidak kembali ke rumah warga,” terang dia.

Lebih lanjut disampaikan, kejadian pemukiman warga di Ainiba bukan akibat curah hujan. Namun, luapan air banjir akibat empat pintu air bendungan Rotiklot yang diduga dibuka secara bersamaan.

“Di Ainiba sendiri tidak hujan. Pintu air bendungan diduga dibuka bersamaan sehingga arus air besar ikut sungai yang dangkal dan meluap ke pemukiman warga,” ucap dia.


Menurut Halle, warga mendengar gemuruh dari atas bendungan langsung berlarian karena takut bahkan ada yang lari ke wilayah TTU. Pintu aiar kalau sekalian dibuka arusnya sangat besar, setelah Sekdes kontak ke petugas menanyakannya langsung menutup pintu air.

“Beruntung Sekdes langsung kontak ke petugas sehingga mereka langsung tutup dan air tergenang tidak lama. Kalau di atas hujan, itu boleh kalau bisa satu pintu, tapi ini pintu sekalian dibuka arus air besar,” ujar dia.

Sementara itu, informasi yang berhasil di himpun di lapangan menyebutkan bahwa, empat pintu air bendungan Rotiklot tidak dibuka secara bersamaan. Dua pintu dibuka pertama, namun karena debet air semakin besar makanya buka tambah dua pintu air.

Terpisah, Kepala Desa Fatuketi Markus Taus yang dikonfirmasi media via telepon dan sms hingga berita ini turun belum merespon.