Danrem 161/WS : Langkah terpadu TNI dalam Satuan Tanggap Darurat Erupsi Gunung Ile Lewotolok

Bagikan Artikel ini

Kupang, NTTOnlinenow.com – Jumat (4/12/2020), sesuai rencana telah tiba Helikopter Boeing CH 47 Chinook milik BNPB Pusat Nomor 303 AJ dengan membawa 3 ton barang bantuan kemanusiaan untuk membantu masyarakat terdampak Erupsi Gunung Api Ile Lewotolok, berupa makanan siap saji dan perlengkapan keluarga di Lapangan Harnus, Jl Trans Lembata, Kelurahan Lewoleba Utara,Kecamatan Nubatukan Kabupaten Lembata.

Jika cuaca memungkinkan, Rencana Sabtu 5 Desember 2020 akan melanjutkan penerbangan ke Bandara El Tari Kupang untuk angkut Logistik Bantuan BNPB.

Hal tersebut disampaikan Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Samuel Petrus Hehakaya, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (4/11/2020)

TNI dalam Satuan Tanggap Darurat Penanganan dampak Erupsi Gunung Ile Lewotolok, Kabupaten Lembata Provinsi NTT, terus melakukan langkah langkah terpadu.

Dandim 1624/Flores Timur Letkol Czi Imanda Setyawan mengatur pembagian kerja kepada Danden Zibang 1/IX Kupang Letkol Czi Hanif Tupen, Dandenbekang IX-44-01 Kupang Letkol Cba David W dan Dandenkesyah 09.04.01 Kupang Letkol Ckm dr. Agus Saptiadi.

Dandenbekang IX-44-01 Kupang melaksanakan koordinasi dengan Tim Dapur Umum Satgas tentang menu dan titik lokasi penempatan Dapur Lapangan.

Bantuan makanan siap saji dari Korem 161/WS

” Koordinasi terus kami lakukan guna memastikan logistik sampai kepada para pengungsi di titik titik pengungsian yang ada,. Satgas pastikan setiap pengungsi menerima logistik,” jelas Dandenbekang IX-44-01 Kupang.



Koordinasi juga dilakukan Dandenkes 09.04.01 Kupang dengan tenaga kesehatan di daerah.

“Kami melaksanakan peninjauan puskesmas, Posko Kesehatan, tenda tenda pengungsian dan terus memantau ketersediaan obat obatan dan suplemen untuk pengungsi,” terang Dandenkes 09.04.01 Kupang.

Sementara itu, sarana prasarana terus dikerjakan guna memenuhi kebutuhan para pengungsi.

” Pembuatan MCK darurat lapangan di areal Posko Pengungsian terus kami kebut, juga Pembuatan Denah dan pengaturan serta pemagaran areal lokasi pengungsian,” ungkap Dandenzibang 1/IX Kupang.

Dandim 1624/Flotim menambahkan bahwa Babinsa bersama dua Tenaga Kesehatan dari Lanal Maumere bergabung dengan Tim Dancing melakukan senam dan Joget Bersama anak anak pengungsian untuk menghilangkan kejenuhan.

Tampak, Kodim 1624/Flotim juga menyiapkan acara hiburan malam bagi para pengungsi dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.