621 Jajaran Bawaslu Belu Jalani Rapit Test

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Badan pengawas pemilihan umum (Bawaslu) Kabupaten Belu melakukan rapit test bagi 621 pengawas dari Kabupaten hingga TPS. Rapit test dilakukan selama tiga hari sejak Kamis tanggal 26 sampai dengan Sabtu 28 November hari ini.

Demikian Ketua Bawaslu Belu, Andreas Parera kepada media, usai rapat koordinasi pengawasan pemilu partisipatif bersama stakholders di Hotel Paradiso, Sabtu (26/11/2020).

Menurut Parera, pelaksanaan rapit test bagi jajaran Bawaslu Belu dalam rangka menghadapi Pilkada pada 9 Desember mendatang.

Jelas dia, tujuan rapit test guna memastikan Pilkada Belu tidak melahirkan klaster baru penyebaran Covid-19 dan pesta demokrasi berjalan sesuai protokol Covid-19. Rapid test ini merupakan bagian dari protokol Covid-19 sesuai arahan Presiden dan Mendagri agar pilkada berjalan sukses dan tidak ada korban Covid-19.


“Seluruh jajaran pengawas dari Kabupaten yakni, Ketua, anggota, sekretariat, jajaran panwas kecamatan, anggota dan sekretariat, pengawas desa kelurahan maupun 426 pengawas TPS harus tes rapit,” terang Parera.

“Rapid test berlangsung selama 3 hari. Kamis hingga Sabtu di kantor Bawaslu. Hasil rapid test pada hari Kamis bagi anggota Bawaslu Belu sebanyak 209 orang semuanya non reaktif,” sambung dia.

Dituturkan bahwa, apabila pada hari ketiga pemeriksaan dan didapati ada pengawas pemilu khususnya pengawas TPS yang dinyatakan reaktif, maka selaku Bawaslu Belu merekomendasikan supaya yang bersangkutan dites swab dan kalau hasilnya positif maka harus diganti sesuai aturan.

“Karena pengawas TPS hanya bekerja sebulan. Hanya kendalanya adalah, Bawaslu kesulitan mencari pengganti saat sekarang. Sebab Bawaslu harus melakukan seleksi lagi dan pelatihan sementara waktu Pilkada tinggal seminggu ke depan,” kata dia.

Selain itu, lanjut Parera sebagian masyarakat sudah menjadi anggota KPPS, dan sebagian besar masyarakat menjadi tim kampanye dan saksi dari kedua paslon sehingga itu menjadi kesulitan Bawaslu melakukan penggantian personil. Tetapi mari semua berdoa supaya tidak ada yang reaktif rapit tes hingga usai Pilkada.