Soal Pengobatan Gratis, Paket Sehati Sebutkan Undang-Undangnya

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Pasangan Calon (Paslon) Bupati Belu dr. Agus Taolin dan Wakil Bupati Aloysius Hale Serens prioritaskan program kesehatan bagi warga kurang mampu cukup menggunakan KTP.

Pengobatan kesehatan secara gratis berbasis KTP merupakan salah satu program yang diprioritaskan Paslon AT-AHS dengan tagline Sehati dari beberapa program utamanya.

Menurut Paslon Bupati dr Agus Taolin, bahwa dasar hukumnya, undang-undang tentang pemerintahan daerah nomor 23 tahun 2014 pasal 11, pasal 12 dan pasal 65.

Dikatakan, kewenangan ini juga didukung oleh Undang-undang nomor 12 tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan daerah yang menganut asas efisiensi yang mana dari sisi APBD sangat memungkinkan.

“Dasarnya undang-undang nomor 23 tahun 2014 pasal 11 dan pasal 12 bahwa kesehatan adalah salah satu urusan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar. Kemudian Pasal 18 penyelenggara pemerintahan daerah memprioritaskan pelaksanaan urusan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar,” terang dia.

“Ini perintah Undang-undang. Selain itu ada pada pasal 65 dan baca serta pasal 67. Pasal 65 memberikan kewenangan kepada pemerintah daerah,” tambah mantan Kepala RS Atambua itu.


Lanjut Taolin, disitulah tugas pemerintah daerah untuk segera merealisasikan pelayanan kesehatan dasar, dalam hal ini bahwa semua orang Belu yang berobat baik di Fasilitas Kesehatan yakni, Fasilitas Kesehatan dan fasilitas ditanggung Pemkab.

“Dalam Undang-Undang 65 itu skemanya ada 2. Bisa pakai skema fee for service atau skema total coverage, dan tidak hilangkan BPJS yang sudah ada,” terang dia beberapa waktu lalu.

Masih menurut dia, sesuai dengan data yang dimiliki, ada sekitar 30.000 orang Belu yang belum memiliki akses untuk dapat kesehatan gratis. Selain itu ada sekitar 20.000 lebih sudah BPJS yang bayar sendiri, namun tidak mampu lanjutkan iuran.

“Jadi, pelayanan kesehatan tidak bisa dicicil. Tidak bisa kita suruh 30.000 orang itu menunggu nanti 5 tahun, 5 tahun lagi kalau saya memimpin baru saya akan memberikan. Harus segera mendapat akses itu. Kami jalan ke Desa-desa banyak sekali orang yang tidak mendapat itu,” sebut Taolin.

Apabila diberikan amanat oleh warga untuk memimpin Kabupaten Belu, maka sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku Paket Sehati, dr Agustinus Taolin-Aloysius Hale Serens dalam waktu singkat akan melaksanakan program kesehatan gratis bagi warga Belu kurang mampu.