Solusi Paket Sehati Cegah Stunting Sejak Dini di Kabupaten Belu

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Pasangan Calon Bupati Belu dr. Agustinus Taolin dan Wakil Bupati Aloysius Hale Serens yang maju pada Pilkada Belu 2020 paparkan beberapa solusi mencegah stunting sejak dini di Kabupaten Belu.

Dalam debat kandidat Paslon Sahabat dan Sehati yang digelar KPUD Belu lalu di Hotel Matahari, Agus Taolin menyampaikan ada 5 pilar dalam penanggulangan stunting sejak dini.

Pertama harus komitmen. Kemudian kampanye, konvergensi, program serta akses pangan bergizi dan monitoring program. “Kita konsen seribu hari pertama kehidupan bukan kelahiran. Sehingga komitmen kita membuat regulasi yang baik,” tegas mantan Kepala Puskesmas itu.

Paslon Agus-Aloysius dengan tagline Sehati juga komitmen menjalankan program ini secara baik dengan tidak hanya memberikan susu bagi anak. Sebab susu hanya 100 CC, hanya 4 gram protein.

Tambah mantan RS Atambua itu, guna mengatasi stunting perlu pelibatan pemahaman orang tua terhadap stunting, memperhatikan gizi keluarga, pemberdayaan kader-kader hingga pelibatan tenaga medis di lingkungan sekitar.

Jadi, jelas dokter ahli penyakit dalam itu bahwa, dteksi sedini mungkin bukan hanya sudah lahir, itu kita terlambat 80%. Sejak dari dalam kandungan kita sudah terlibat aktif disana. Bukan hanya mengukur tinggi kandungan, usia kehamilan serta berat badan saja.

“Stunting itu ada 2 yakni, kekurangan gizi kronik dan Penyakit. Oleh sebab itu perlu diintervensi terhadap kedua hal itu,” ucap Agus.

Terkait itu, apabila diberikan kepercayaan warga pada Pilkada Belu 9 Desember mendatang, dr Agus dan Aloysius akan membuat regulasi kebijakan dengan melibatkan seluruh stakeholder terkait dan kebijakan anggaran yang cukup guna atasi stunting sejak dini.

“Point-nya adalah pencegahan. Stunting kalau sudah terjadi berarti sudah selesai, tidak akan berkembang lagi. Karena itu untuk cegah kita harus berjuang mati-matian sehingga untuk anak jangan stunting. Tidak saja itu, ibu hamil juga betul-betul kita perhatikan,” ungkap Agus.

Dikatakan, paket Sehati yakin karena dirinya berprofesi sebagai dokter, akan berjuang. Presiden sudah menyatakan bahwa stunting harus turun ke 14%. Apalagi Belu urutan ke-6 masalah stunting di Provinsi NTT.

“Kita masih 30-an% lebih. Harus ada upaya yang lebih untuk itu, karena itu tidak hanya sekedar berikan makanan tambahan bagi anak-anak,” tukas Agus