Pemkot Kupang Akan Tandai Mobil Tangki Air Yang Layak Operasi

Bagikan Artikel ini

Kupang, NTTOnlinenow.com – Akibat Dua kecelakan maut beruntun yang melibatkan mobil tangki air karena tidak layak operasi yang terjadi belum lama ini di Kota Kupang, menjadi perhatian serius pemerintah Kota Kupang. Berbagai upaya akan dilakukan pemkot untuk mencegah kecelakaaan lanjutan. Pemerintah berencana memasang atau menandai mobil tangki yang layak beroperasi dengan stiker.

Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore, mengatakan, pemerintah akan memasang stiker layak operasi pada masing-masing mobil tangki. Stiker ini akan dipasang setelah mobil-mobil tangki diwajibkan melakukan uji KIR, untuk mengetahui kelayakan operasi.

Walikota mengatakan, dengan ditandainya stiker itu pada masing-masing mobil tangki, maka mudah dalam melakukan pengawasan, sehingga bisa menekan angka kecelakaan lalu lintas. Pemerintah akan bertindak tegas kepada mobil tangki, yang tidak lolos uji KIR, namun kemudian memaksa untuk beroperasi melayani masyarakat akan ditindak.

Walikota meminta, agar dinas terkait, dalam hal ini Dinas Perhubungan Kota Kupang segera melakukan uji KIR, dan mennsosialisasikan kepada masyarakat tentang hal ini.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan Kota Kupang, Bernadus Mere mengatakan, sesuai aturan, seharusnya setiap enam bulan sekali, semua mobil angkutan umum, termasuk Mobil tangki wajib melakukan uji KIR di sebuah unit kerja dibawah dinas perhubungan. Tes itu untuk mengetahui layak tidaknya angkutan umum beroperasi.

Uji KIR ini, kata Mere, sebenarnya sudah tertera dalam aturan baku saat membeli setiap kendaaran. Namun selama ini sering diabaikan para sopir maupun pemilik angkutan.

Untuk itu, kata dia, perlu dilakukan penegakan-penegakan, agar bisa menjamin kelayakan operasi setiap mobil tangki di wilayah Kota Kupang. Pihaknya, akan dengan tegas mewajibkan semua mobil tangki melakukan uji KIR ini.

Dia mengaku faktor keselamatan wajib dikedepankan para sopir tangki, baik keselamatan tehadap dirinya sendiri maupun orang lain. Maka untuk menjaga keselamatan itu, Mere menyarankan semua mobil tangki tunduk pada aturan yang ada.

Mere mengatakan, dalam waktu dekat, Dinas Perhubungan, bakal melakukan menertibkan mobil tangki yang beroperasi di wilayah Kota Kupang. Penertiban untuk menajamin kelayakan beroperasi kendaraan mobil tangki dalam upaya memastikan keselamatan masyarakat dan juga para pengemudi mobil tangki sendiri.

Aksi penertiban itu, kata Mere, untuk mengetahui kelengkapan surat-surat kendaraan, izin serta kelayakan operasi. Masing-masing lembaga ini, melakukan pegecekan sesuai tupoksi masing-masing, pihak kepolisian menertibkan surat kendaraan, sementara dishub kota mengecek kelayakan operasinya. (NTT-YM)