Bawaslu Belu Klarifikasi Dugaan Pelanggaran Kampanye di Desa Naitimu

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Belu sedang melakukan klarifikasi terhadap sejumlah saksi terkait dugaan pelanggaran di Desa Naitimu, Kecamatan Tasifeto Barat.

Ketua Bawaslu Belu Andre Parera, Rabu (28/10/2020) mengatakan, pihaknya tengah lakukan klarifikasi terkait dugaan pelanggaran kampanye di Naitimu pada Sabtu 17 Oktober lalu.

Jelas dia, klarifikasi dilakukan setelah pengembangan Bawaslu menemukan 2 dugaan pelanggaran yaitu dugaan mengganggu jalannya kampanye Paket Sahabat dan dugaan perarakan konfoi.

Lanjut Parera, Bawaslu bersama penyidik Kepolisian dan Jaksa penuntut yang tergabung dalam Sentra Gakumdu, sudah melakukan pembahasan tahap I. Sehingga dilakukan klarifikasi terhadap sejumlah saksi.

“Sebanyak delapan orang sudah diundang untuk diklarifikasi dan sejak dua hari sejak Minggu kita klarifikasi sejumlah saksi,” ujar dia.



Dikatakan bahwa, klarifikasi ini baru dugaan sehingga pihak Bawaslu belum pastikan benar atau tidak melanggar aturan kampanye.

Masih menurut Parera, jika tim yang melakukan klarifikasi masih membutuhkan informasi tambahan tentu akan mengundang kembali saksi yang sama atau orang lain lagi guna dibutuhkan keterangan klarifikasi.

“Namun, apabila jika sudah cukup bukti, tentunya Bawaslu akan kembali mengundang Sentra Gakumdu untuk melakukan pembahasan tahap II,” ungkap dia.

Tambah Parera, untuk sementara pihaknya belum bisa membuka semua. Baik itu isi keterangan atau klarifikasi termasuk nama orang yang diklarifikasi terkait dugaan pelanggaran kampanye.

“Kami belum bisa buka untuk sementara, karena itu masuk pada isi materi. Belum bisa dipastikan apakah masuk pelanggaran atau bukan, karena ini baru sebatas dugaan,” terang Parera.