Desa Binaan LAZ Al Azhar Kembali Raih Penghargaan Proklim 2020

Bagikan Artikel ini

NTTOnlinenow.com – Desa Pelakat, yang merupakan Desa Gemilang binaan LAZ Al Azhar yang berlokasi di Muara Enim, Sumatera Selatan kembali mendapatkan penghargaan Program Kampung Iklim (Proklim) Lestari Tingkat Nasional dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI, hari Jumat (23/10/2020) kemarin.

Penghargaan ini merupakan yang kedua kali setelah tahun 2015 lalu juga mendapat penghargaan serupa. Desa pelosok yang berada di Kecamatan Semende Darat Ulu ini berhasil meraih penghargaan tertinggi sebagai desa terbaik dalam inovasi adaptasi dan migitasi perubahan iklim se-Indonesia. Kali ini penghargaan diserahkan langsung oleh Sekretaris Jenderal KLHK RI, Dr. Ir. Bambang Hendroyono, M.M., yang diterima oleh Kepala Desa Pelakat, Kohapa, yang merupakan ketua kader lokal program Indonesia Gemilang LAZ Al Azhar.

Sebelum menjadi seperti saat ini, Desa Pelakat merupakan desa pelosok yang gelap gulita karena belum teraliri listrik. Lokasinya yang berada pada ketinggian 1.420 mdpl di salah satu puncak Bukit Barisan membuat daerah ini sulit diakses. Hingga akhirnya, LAZ Al Azhar bersama PT. Bukit Asam dan juga Pemda Muara Enim membuat program pemberdayaan ekonomi yang salah satu dampaknya mampu menghadirkan PLTMH (Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro) yang membuat desa ini mandiri listrik.



Kepala Desa Pelakat, Kohapa mengungkapkan warga Desa Pelakat juga memiliki kegiatan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim yang dikoordinasikan oleh Lembaga Pembantu Penjaga Kelestarian Hutan (LPPKH) sejak tahun 2003. Selain itu, masyarakat di sini memiliki berbagai kegiatan usaha mandiri seperti kelompok kebun kopi arabica, PLTMH berkapasitas 35 KW, home industri Rumah Kopi, kerajinan sampah, dan lain sebagainya. Atas kerja keras masyarakat dan para stakeholder, Desa Pelakat kini sukses meraih penghargaan terbaik.

“Alhamdulillah, semoga dengan penghargaan yang kedua kalinya ini, bisa menjadi motivasi kami warga Pelakat agar terus berkontribusi nyata dalam berkarya dan berinovasi untuk pengendalian perubahan iklim,” ungkapnya.