Pasien Terkonfirmasi Positif C-19 di Manggarai Bertambah 10 Orang

Bagikan Artikel ini

Laporan Alvaro S.Marthin
Ruteng, NTTOnlinenow.com – Juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Covid 19 (C 19) Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara timur (NTT), Lodovikus demung Moa, kembali merilis 10 (sepuluh) pasien terkonfirmasi positif C19 di daerah itu berdasarkan laporan hasil pemeriksaan PCR yang diterima dari Laboratorium Biologi Molekular RSUD Prof.DR.W.Z Yohanes Kupang, terhadap 10 (Sepuluh) Sampel SWAB Pasien yang terkonfirmasi Positif C19, Kamis 22 Oktober 2020.

Ke 10 Pasien yang terkonfirmasi positif C19 itu berasal dari Klaster Denpasar (TNI), beralamat Kodim 1612 Manggarai, Kelurahan Mbaumuku, Kecamatan Langke Rembong.

Dengan demikian jumlah pasien C19 yang sedang dan telah mendapatkan perawatan di Wisma Atlet Stadion Golodukal, bertambah menjadi 58 (Lima Puluh Delapan) orang, dengan rincian, Pasien C19 yang dinyatakan Sembuh, berjumlah 21 (Dua Puluh Satu) orang, Meninggal dunia 1 (Satu) orang, Sedang dirawat berjumlah 36 (Tiga Puluh Enam) orang.

Sementara, 5 (Lima) orang pelaku perjalanan lainnya masih dalam pengawasan dan sedang melakukan isolasi, karena hasil pemeriksaan rapid test-nya dinyatakan reaktif.



Lanjut Moa, dengan mempertimbangkan trend peningkatan kasusnya, maka, Satgas C19 kabupaten Manggarai terus bekerja dan berupaya melakukan giat-giat pencegahan dan pengendalian agar laju peningkatan jumlah kasus C19 di daerah itu bisa teratasi.

Giat-giat dimaksud, diantaranya, meningkatkan pemeriksaan rapid test dan swab test, penyelidikan epidemiologi dan kontak tracing, sosialisasi kepatuhan terhadap protokol kesehatan, pengawasan intensif terhadap setiap pelaku perjalanan, penegakan hukum dan disiplin penerapan protokol kesehatan sesuai dengan Peraturan Bupati Manggarai No 38 Tahun 2020.

Mengingat para pelaku perjalanan dari daerah terpapar adalah Carrier C19, maka dihimbau untuk setiap pelaku perjalanan yang masuk ke wilayah kabupaten Manggarai untuk bertanggung jawab serta penuh kesadaran tinggi agar segera 1×24 jam melaporkan diri ke Petugas Kesehatan atau Tim Satgas C19, serta wajib mematuhi seluruh protokol kesehatan dengan melakukan isolasi mandiri selama 14 hari, wajib melakukan rapid test dan SWAB Test.

Kepedulian, Kewaspadaan, Kepatuhan, serta Disiplin menerapkan Protokol kesehatan dan mengikuti pola hidup bersih dan sehat adalah Kewajiban kita bersama, Demi Masyarakat Kabupaten Manggarai yang Bebas dari C19, tutup Moa.