Pemkot Kupang Siapkan Bapelkes Sebagai Rumah Sakit Darurat

Bagikan Artikel ini

Kupang, NTTOnlinenow.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang tengah menyiapkan rumah sakit darurat sebagai alternatif untuk tempat karantina pasien terkonfirmasi positif covid-19. Persiapan rumah sakit darurat ini penting untuk mengantisipasi lonjakan pasien. Rumah Sakit SK Lerik, yang memilki 20 kamar kini sudah hampir penuh.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang Retnowati kepada wartawan di Kupang, mengatakan pemerintah Kota saat ini tengah menyiapkan gedung Bapelkes sebagai alternatif untuk tempat karantina pasien terkonfirmasi covid-19

“Salah satu gedung yang tengah dipersiapkan pemerintah untuk tempat karantina pasien adalah Belepekes Kupang, sebagai alternatif untuk tempat karantina pasien terkonfirmasi positif COVID-19 dari kluster pelaku perjalanan,” katanya.

Retno mengatakan, persiapan tempat alternatif ini wajib dilakukan mengingat lonjakan pasien yang terpapar covid-19. Rumah sakit SK Lerik yang sudah mulai penuh, membuat pemerintah kota menyiapkan tempat alternatif ini.

Menurut dia, ruangan isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) SK Lerik sebanyak 20 ruangan sudah hampir penuh, sehingga perlu mempersiapkan ruangan baru sebagai lokasi karantina pasien COVID-19 dari wilayah Kota Kupang.

“Ruangan isolasi yang kosong tinggal empat ruangan dari 20 ruangan yang disiapkan di RSUD SK Lerik. Melihat eskalasi pertambahan kasus yang terus meningkat, maka perlu menyiapkan rumah sakit darurat untuk pelaku perjalanan yang terkonfirmasi positif COVID-19,” katanya.



Retno berharap masyarakat di Ibu Kota Provinsi NTT itu untuk lebih taat terhadap aturan protokol kesehatan dalam mencegah penyebaran COVID-19. Selalu menjaga jarak, mencuci tangan dan memakai masker.

“Apabila sudah ada gejala COVID-19 agar melakukan karantina mandiri sehingga tidak menyusahkan anggota keluarga lainnya apabila ikut terpapar COVID-19,” katanya.

Menurut dia, saat ini muncul kasus COVID-19 dari kluster keluarga, sehingga perlu adanya kewaspadaan dari semua keluarga di daerah itu untuk tetap mengikuti aturan protokol kesehatan dalam pencegahan COVID-19.

Sementara perkembangan penambahan covid-19, per kemarin, senin 12 Oktober 2020, sebagaimana yang dirincikan ketua tim gugus tugas Kota Kupang, Ernest Ludji menyatakan ada penambahan tiga kasus konfirmasi positif covid-19. Dengan tambahan ini, total pasien positif covid-19 sebanyak 111 Orang, atau Naik sebanyak 3 Orang, Masih di rawat sebanyak 51 Orang, Sembuh sebanyak 56 Orang; Meninggal sebanyak 4 Orang.

Ernest juga merincikan bahwa pelaku perjalanan bulan oktober sebanyak 2.793 Orang (Naik sebanyak 333 Orang), Suspek sebanyak 427 Orang Dirawat sebanyak 3 Orang, Sembuh sebanyak 418 Orang, Meninggal sebanyak 6 Orang. Sementara Kontak Erat sebanyak 542 Orang, Masih dipantau sebanyak 24 Orang, Selesai dipantau sebanyak 518 Orang.(NTT-YM)