Ditegur FKUB, Bupati TTU Minta Waktu Koordinasi dan Evaluasi Ulang Rencana Gelar Pameran Pembangunan dan Pasar Rakyat

Bagikan Artikel ini

Laporan Judith Lorenzo Taolin
Kefamenanu, NTTOnlinenow.com – Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Raymundus Sau Fernandes, S.Pt, meminta waktu untuk melakukan koordinasi dan evaluasi ulang bersama panitia pelaksana atas rencana menggelar Pameran Pembangunan dan Pasar Rakyat dalam rangka HUT Kota Kefamenanu Ke-98.

Permintaan Bupati TTU itu disampaikan ketika digelar audensi antara Forum Komunikasi Antar Umat Beragama (FKUB) Kabupaten TTU dengan Pemkab TTU di Kantor Bupati setempat, Jumat (11/9/2020).

Sehari sebelumnya FKUB telah mengirim surat protes dan teguran atas rencana kegiatan sosial kemasyarakatan dan kepemerintahan yang digelar Pemkab TTU, seperti Pameran Pembangunan, Pasar Rakyat, Pacuan Kuda serta aneka lomba dan pertandingan olahraga antar instansi serta sekolah yang melibatkan para murid serta guru. Menurut FKUB Kabupaten TTU, hal itu bisa menciptakan clutser baru penyebaran Covid-19.

Baca juga : Ini Isi Surat FKUB Yang Diserahkan Kepada Bupati TTU

“Saya tunda sementara. Jadi rencana pembukaan pameran tanggal 12 September 2020 ditunda. Saya minta waktu seminggu untuk menggalang koordinasi dan evaluasi bersama panitia pelaksana atas rencana kegiatan tersebut,” jelas Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes kepada para wartawan, Jumat (11/9/2020) siang.



Ia mengatakan pada prinsipnya Pemkab TTU memahami dengan sangat baik atas rasa kuatir dan rasa cemas berbagai pihak atas rencana menggelar aneka kegiatan dalam rangka menyongsong perayaan HUT Kota Kefamenanu ke-98.

”Di era tatanan hidup baru pada prinsipnya geliat ekonomi harus berjalan dengan tetap memperhatikan protap penanganan Covid-19. Jangan sampai ekonomi mandek, maka semua sektor ikutan juga ikut mandek. Tidak boleh begitu. Ekonomi harus jalan sambil kita tetap waspada dan tetap taat kepada protap kesehatan,” demikian alasan Bupati Ray Fernandes.

Pihaknya sedang merumus solusi terhadap masalah yang disampaikan FKUB. Nanti akan ada keputusan dari Pemkab TTU, apakah aneka kegiatan tersebut dibatalkan seluruhnya atau dijalankan sebagian saja dengan tetap menjalankan protap kesehatan yang lebih ketat.

Sementara itu Ketua FKUB Kabupaten TTU, Romo Gerardus Salu, PR, yang dihubungi terpisah Jumat malam via telepon genggamnya, menegaskan pada prinsipnya FKUB Kabupaten TTU minta agar semua kegiatan dihentikan.

“Namun tadi saya dengar informasi semua kegiatan yang melibatkan anak sekolah dan para guru dihentikan. Saya belum dapat informasi apakah kegiatan pameran, pasar rakyat dan pacuan kuda dihentikan juga ataukah masih menunggu koordinasi dan evaluasi sebagaimana permintaan Pak Bupati TTU dalam kesempatan audiens tadi pagi,” jelas Romo Gerardus Salu, Pr.

Keterangan Foto : Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes, S.Pt