FKUB : Bupati TTU Dinilai Membangkang Perintah Presiden Jokowi Terhadap Larangan Kumpul Massa di Era Baru Covid-19

Bagikan Artikel ini

Laporan Judith Lorenzo Taolin
Kefamenanu, NTTOnlinenow.com – Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Raymundus Sau Fernandes, S.Pt, dinilai membangkang terhadap perintah Presiden RI Joko Widodo tentang larangan mengumpulkan orang atau massa di era baru penanganan pandemi virus covid-19.

Sebab dengan mengadakan kegiatan sosial kepemerintahan yang melibatkan massa dikuatirkan akan menjadi cluster baru penyebaran virus covid-19.

Demikian sari pendapat dan curhat Forum Komunikasi antar Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Timor Tengah Utara kepada pimpinan DPRD TTU, di gedung DPRD setempat, Kamis (10/9/2020).

Kedatangan para anggota FKUB Kabupaten TTU diterima salah satu pimpinan DPRD TTU, Yasintus Naif. Anggota FKUB yang hadir dalam pertemuan tersebut adalah Romo Geradus Salu Pr, sebagai Ketua FKBU TTU, Ketua Klasis GMIT TTU, Pdt. Lat Abdi K Wenyi yang menjabar juga sebagai Wakil Ketua I FKUB TTU, Pater Jose Nistsae OFM.CONV merangkap Sekretaris FKUB/pastor paroki Sasi.

Berikutnya, Drs. H. Moh. Ali Kossah, Ketua MUI TTU merangkap Wakil Ketua II FKUB, Pandito Jero Mangku I Megah Radin, merangkap sekretaris II FKUB, Pdt Angkol Tangkal M.Th, Ketua Majelis Jemaat Imanuel Kabupaten TTU merangkap anggota FKUB dan Pdt Jhon Umbu Kauki Lajang, S.H, Ketua Perwakilan Wilayah GBI Kabupaten TTU merangkap anggota FKUB.



“FKUB Kabupaten TTU mengajukan protes keras dan sangat keberatan atas beberapa kegiatan sosial kepemerintahan yang melibatkan massa atau orang banyak. Sebab dinilai sangat riskan bahkan sangat berbahaya bagi penyebaran virus Covid-19 di TTU. Bahkan bisa menciptakan cluster baru di TTU,” jelas Ketua FKUB Kabupaten TTU, Romo Geradus Salu, PR dalam kesempatan pertemuan dengan pimpinan DPRD TTU, Kamis siang.

Kegiatan sosial kepemerintahan dimaksud, rinci Romo Geradus Salu, PR, yaitu Pameran Pembangunan dalam rangka HUT Kota Kefamenanu Ke-98, Expo dan Pasar Rakyat serta Lomba Pacuan Kuda. Bahkan ada surat Kadis PPO Kabupaten TTU yang mengharuskan para siswa dan guru terlibat dalam memeriahkan HUT Kota Kefamenanu dengan mengikuti aneka lomba.

Ia juga menilai Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes, S.Pt, membangkang dan melanggar sendiri aturan yang dibuatnya, yaitu Perbup Nomor 59 Tahun 2020 tentang Pedoman Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman dari Corona Virus Deasasse 2019.

“Kami minta DPRD sebagai penyambung lidah rakyat untuk mengingatkan pemerintah soal aneka kegiatan yang sangat riskan tersebut,” pinta Romo Geradus Salu, PR.

Keterangan Foto : Para anggota Forum Komunikasi antar Umat Beragama (FKUB) Kabupaten TTU mengajukan protes dan kritik keras melalui wakil rakyatnya di Gedung DPRD TTU tentang sikap Bupati TTU membangkang terhadap Iarangan mengumpulkan massa yang riskan bagi penyebaran virus Covid-19 di TTU.